Page 198 - Sun Flower Full Naskah
P. 198
berniat menenangkan tiga orang di dekatnya. Tapi sepertinya
sekarang tidak ada yang mempercayai Ray. Dia pun tak melan-
jutkan kalimatnya lagi. Mereka percaya atau tidak, Ray juga tak
akan peduli.
“Kau punya kami, ada Kyung-Shin Oppa, So-Ra dan
aku. Jangan menghadapi semuanya sendiri,” Hae-Seol menat-
ap Ray. Ia tahu bahwa Ray sedang berbohong sekarang. “Oppa,
jangan mengajaknya pulang dulu sebelum dia bercerita,” pinta
Hae-Seol pada Kyung-Shin. Ray tahu sekarang bahwa Hae-Seol
sedikit keras kepala. Seperti dirinya. Namun, Hae-Seol benar.
Ray tidak bisa membiarkan banyak masalah dihadapi sendiri, ia
harus berbicara karena orang lain tak akan tahu jika tidak dibic-
arakan.
“Sudah kukatakan, aku berkelahi.”
“Berkelahi dengan siapa?”
“Dengan temanku.”
“Nama temanmu siapa?”
“Hae-Seol, kenapa kau selalu begini? Kau memasuki
duniaku terlalu jauh.”
192

