Page 233 - Sun Flower Full Naskah
P. 233

“Hyung akan segera menikah dengan So-Ra?” Kang Ji-
          Woo memotong kata-kata Ray.
                 Park Kyung-Shin tersenyum, “Bagaimana? Apa kalian
          sudah siap punya ipar?” katanya kemudian.
                 “Hyung, kau harus menikah di waktu yang sama den-
          ganku,” Kang Ji-Woo dengan wajah manis yang ia buat-buat di-
          tunjukkan untuk membujuk Kyung-Shin.
                 “Wah, kalian berdua curang. Harusnya kalian berdua
          menikah di waktu yang sama denganku,” kata Ray.
                 “Haha… memangnya kalian punya seseorang yang mau
          kalian ajak menikah?”
                 “Aku punya, Hyung.”
                 “Aku juga punya, Hyung.”
                 “Haha… siapa?”
                 “Hae-Seol.” Kang Ji-Woo dengan percaya diri mengu-
          capkan nama Hae-Seol, Ray tadi tidak menyebut Hae-Seol tapi
          ia hendak mengatakan Hazelia. Hanya saja suaranya kalah ce-
          pat dan kalah lantang dari Kang Ji-Woo. Dua Hyung di dekatnya
          mungkin tidak mendengar.
                 “Hyung, aku harus bertemu teman Ayah sekarang. Tadi
          dia mengajakku minum teh setelah aku berhenti  kerja,” kata
          Ray, ia pun bergegas pergi. Park Kyung-Shin tahu bahwa bukan
          hanya itu alasan Ray pergi, ia lari karena hatinya tak menerima
          saat mendengar Kang Ji-Woo menyebut nama Hae-Seol. Kyung-
          Shin tahu itu, namun sekarang Park Kyung-Shin tidak tahu ha-
          rus bagaimana.
                 “Woy, bocah! Kau tidak bisa pergi begitu saja,” larang
          Ji-Woo. Tapi Ray sudah menuju mobilnya. Kang Ji-Woo in-
          gin menerka mungkin saja ia mengatakan hal yang salah tapi
          menurutnya, bukankah Ray berusaha melupakan Hae-Seol?

                                     ***

                 Hae-Seol menikmati waktu liburnya, tapi ia tetap beker-
          ja meski tidak di kantor Bunda. Ia harus mengantarkan paket
          ke luar negeri, permintaan Ha-Na, meski waktu itu ia memang
          tidak menyatakan sepakat tapi ia hanya ingin membuatkan baju

                                      227
   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238