Page 220 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 220

Inspiring Lecturer Paragon


            menghadirkan lulusan yang bermutu. Kunci utama ini dapat dimulai

            dengan  peningkatan  kualitas  pendidik.  Kita  akui  bersama  bahwa
            kualitas para pendidik kita masih jauh dari apa yang diharapkan. Para

            pendidik  yang  mayoritas  adalah  para  boomers  merasa  kewalahan
            untuk  menjembatani  tuntutan  pendidikan  dengan  target  yang

            didominasi para Millenials dan para Generasi Z. Tidak menutup mata
            juga bahwa kualitas  pendidik  dulu  diawali  dengan ketidaksesuaian

            kapabilitas pendidik dengan kondisi peserta didik yang ada. Sebagai

            contoh, pendidik diterima sebagai guru/dosen berdasarkan atas ijazah
            pendidikan  tanpa  mempertimbangkan  kemampuan  calon  pendidik

            dalam  kegiatan  pendidikan.  Hal  ini  diperburuk  dengan  banyaknya
            proses penerimaan calon pendidik yang berorientasi pada hubungan

            kekerabatan dan bukan pada kompetensi calon pendidik. Tentu saja
            hal  ini  berdampak  pada  kualitas  pendidikan  yang  didapatkan  oleh

            peserta didik.

                   Masalah  lainnya  adalah  kemampuan  para  pendidik  yang
            cenderung  lebih  lambat  menerima  kemajuan  teknologi.  Sistem

            pengelolaan  pendidikan  yang  konservatif  telah  menjadi  kebiasaan

            yang  mendarah  daging  sehingga  ketika  perubahan  beralih  menjadi
            digitalisasi, banyak yang kepayahan dalam mengejar ketertinggalan

            tersebut.  Terbukti  ketika  masa  pandemi  ini  berapa  persen  para
            pendidik yang ‘gaptek’ dalam proses pembelajaran yang seharusnya

            kemampuan  ini  telah  dimiliki  sejak  lama  untuk  diterapkan  dalam
            keseharian.  Tidak  adanya  kontrol  pemerintah  dalam  mengawal

            kualitas  pendidik  menjadi  ‘bola  salju’  dan  berdampak  bagi  dunia

            pendidikan kita.

            208
   215   216   217   218   219   220   221   222   223   224   225