Page 324 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 324

kampanye, masyarakat, dan/atau pemilih yang dilengkapi dengan identitas
           pengadu kepada DKPP.


           Di dalam proses pemeriksaan pelanggaran etik penyelenggara pemilu, DKPP
           melakukan  pemanggilan  kepada  penyelenggara  pemilu  yang  menjadi
           teradu 5 (lima) hari sebelum pelaksanaan sidang DKPP. Jika penyelenggara
           pemilu  yang  diadukan  tidak  memenuhi  panggilan  pertama  sebagaimana
           dimaksud pada ayat (3), DKPP menyampaikan panggilan kedua 5 (lima) hari
           sebelum melaksanakan sidang DKPP. Di dalam UU Pemilu juga mengatur
           secara eksplisit bahwa penyelenggara pemilu yang diadukan harus datang
           sendiri, dan tidak boleh memberikan kuasa kepada orang lain.


           Pengadu  dugaan  pelanggaran  etik  juga  dapat  menghadirkan  saksi  atau
           pihak  lain  dapat  memberikan  keterangan  untuk  membuat  terang  suatu
           dugaan pelanggaran etik. Selanjutnya, DKPP menetapkan putusan setelah
           melakukan  penelitian  dan/atau  verifikasi  terhadap  pengaduan  tersebut,
           mendengarkan pembelaan dan keterangan saksi serta mempertimbangkan
           bukti lainnya.


           Putusan DKPP di dalam UU Pemilu dapat berupa sanksi atau rehabilitasi,
           yang  diambil  dalam  rapat  pleno  DKPP.  Jika  putusan  DKPP  menjatuhkan
           sanksi  kepada  penyelenggara  pemilu  yang  diadukan,  sanksinya  dapat
           berupa  teguran  tertulis, pemberhentian sementara,  atau  pemberhentian
           tetap sebagai penyelenggara pemilu. Putusan DKPP adalah putusan yang
           bersifat final dan mengikat.


           Terkait  dengan  pedoman  etik  penyelenggara  pemilu,  dapat  dibaca  lebih
           lanjut di dalam Peraturan DKPP No. 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan
           Pedoman  Perilaku  Penyelenggara  Pemilu.  Selain  itu,  untuk  melihat
           pedoman beracara di dalam pemeriksaan kode etik penyelenggara pemilu
           dapat merujuk pada Peraturan DKPP No. 3 Tahun 2017 tentang Pedoman
           Kode  Etik  Beracara  Penyelenggara  Pemilihan  Umum.  Selain  itu,  untuk
           pemeriksaan di daerah, dapat dibaca di dalam Peraturan DKPP No. 5 Tahun
           2017 tentang Tim Pemeriksa Daerah jo. Peraturan DKPP No. 1 Tahun 2019.
           Selain Sedangkan terkait dengan pedoman beracara di dalam pemeriksaan
           kode etik penyelenggara pemilu, diatur juga di dalam Peraturan DKPP No. 2
           Tahun 2019.



    308     BAB 7 – PENEGAKAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU
   319   320   321   322   323   324   325   326   327   328   329