Page 188 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 OKTOBER 2020
P. 188

"Kami merasa hak keperdataan kami dirampas, karena soal pesangon misalnya, kesepakatan
              kami dengan perusahaan sudah jelas dan adil, kenapa mesti diubah lagi dengan undang-undang
              itu.  Kami  merasa  hak  keperdataan  kami  dirampas  pak,"  kata  Jazuli  dari  KSPI  Jawa  Timur
              dalaMKeterangan resmi Tim Humas Kemenko Polhukam pada Rabu (14/10/2020).

              Menanggapi berbagai masukan dari para perwakilan pekerja di Jawa Timur, Mahfud mengatakan
              gagasan awal pembentukan Omnibus Law Cipta Kerja adalah untuk memudahkan perizinan agar
              praktik korupsi dan pungutan menurun.

              Tujuan utama lainnya, kata Mahfud, adalah agar kesempatan kerja terbuka untuk menampung
              angkatan kerja baru dan para pengangguran yang totalnya saat ini mencapai sekitar 13,5 juta
              orang.

              Meski demikian, menurut Mahfud masukan dari para perwakilan buruh dari Jawa Timur bisa
              menjadi masukan dalam persiapan penyusunan rancangan peraturan pemerintah (PP).

              Terkait  angka-angka  besaran  pesangon,  Mahfud  mengatakan  akan  menyampaikannya  ke
              Menteri Tenaga Kerja sebagai masukan.

              Terkait pelibatan dan aspirasi dari serikat pekerja dalam penyusunan RUU Cipta Kerja, Mahfud
              menegaskan pimpinan serikat pekerja sudah berdialog dan berdiskusi dengan pemerintah.

              Di kantor Kemenko Polhukam misalnya, kata Mahfud, sebagian besar pimpinan serikat pekerja
              sudah bertemu tiga kali, dan 63 kali dengan instansi-instansi pemerintah lain yang terkait.
              Pertemuan-pertemuan itu antara lain, kata Mahfud, menghasilkan berbagai masukan dari serikat
              pekerja kepada pemerintah.

              Meski demikian, kata Mahfud,  karena  namanya  berembuk  untuk  mendapatkan  jalan  tengah,
              maka ada sejumlah usulan yang diterima dan sebagian lagi tidak dipenuhi.

              Mengenai unjuk rasa buruh, Mahfud mengatakan hal itu dilindungi oleh undang-undang karena
              menjadi bagian dari demokrasi sehingga disalurkan dan diberi tempat oleh pemerintah.

              Tapi kalau demonstrasi itu mengarah pada anarki dan menciptakan kerusuhan, kata Mahfud,
              maka harus ditindak karena melawan hukum.































                                                           187
   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193