Page 469 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 OKTOBER 2021
P. 469

Kepala Dinas Tena ga Kerja dan Transmigrasi DIY, Aria Nugrahadi, menjelaskan unit itu telah di
              tin daklanjuti dengan SK Gubernur DIY Nomor 176 Tahun 2021. Selain itu, keberpihakan Pemda
              DIY  pada  disabilitas  telah  ditunjukkan  jauh  sebelum  ada  UU  Nomor  8  tahun  2016  tentang
              Disabilitas.

              Guna  menindaklanjuti  UU  tersebut,  Pemda  DIY  bakal  menyesuaikan  dengan  Perda  terbaru.
              Menurut  Aria,  ULD  DIY  telah  melakukan  fungsinya,  yakni  melakukan  pengarusutamaan
              kesempatan bekerja untuk kalangan di sabi litas. Bentuknya, melalui sosialisasi ke sektor formal
              untuk menerima disa bilitas yakni 1% untuk perusahaan swasta dan 2% sebagai ASN.

              Aria  tak  menyebutkan  jumlah  atau  persentase  kantor  perusahaan  swasta  di  DIY  yang  telah
              memenuhi ke tentuan itu. Ia menyatakan, dalam pelaksanaannya, ULD DIY tak menghadapi
              kendala. Namun sejumlah disabilitas sempat melontarkan ketidaknyaman jika mereka bergabung
              di tempat kerja yang ditawarkan program tersebut. "Tidak sedikit dari mereka yang akhirnya
              [keluar dari pekerjaannya] bekerja di jalur informal," katanya.

              Untuk merespons hal itu, Pemda DIY menggelar program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) pada
              angkatan kerja khusus yang memberikan pelatihan kepada penyandang disabilitas. "Tahun ini
              pesertanya 40 orang. Selain pe la tihan, juga kami beri bantuan alat-alat," tukasnya.


              Hidayat Adhiningrat P, Arief Koes Hernawan (Yogyakarta), dan Ardian Faisal (Jambi)
              Caption

              Sejumlah penyandang disabilitas mengikuti pelatihan















































                                                           468
   464   465   466   467   468   469   470   471   472   473   474