Page 398 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 398
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
Berangkat dari klasifikasi Müller, Arnold dengan jelas melihat Islam sebagai
agama dakwah, yang ia tuangkan dalam bukunya The Preaching of Islam, A
History of Propagation of the Muslim Faith, terbit pertama kali tahun 1896 dan
mengalami revisi dan penambahan pada cetakan kedua tahun 1913. Semangat
atas kebenaran agama merekalah, kata Arnold, yang telah mendorong kaum
Muslim membawa pesan Islam kepada masyarakat di setiap wilayah yang
mereka masuki dan mengklaim agama mereka sebagai agama dakwah.
“Sejarah kelahiran semangat dakwah inilah, serta kekuatan spiritual aktifitas
mereka, yang menjadi perhatian dalam halaman-halaman buku ini. 200 juta
Muslim yang tersebar di seluruh dunia adalah bukti atas usaha mereka selama
13 abad.”
2
Atas bukti keberhasilan dalam meraih pengikutnya, Lathrop Stoddard menyebut
keberhasilan dakwah Islam sebagai “the most amazing event in human history.”
Kemajuan Islam, kata Stoddrad, barangkali adalah yang paling mengagumkan
dalam sejarah manusia. Berawal dari padang pasir dengan penduduknya yang
sama-sama tidak dihiraukan, Islam berkembang dalam satu abad ke setengah
muka bumi, menghancurkan kerajaan-kerajaan besar, meruntuhkan agama-
agama yang sudah lama mapan, membangkitkan kembali jiwa bangsa-bangsa
Berawal dari padang dan membangun sebuah dunia baru: “dunia Islam”.
3
pasir dengan
penduduknya yang
sama-sama tidak Pada abad ke-21 kini, dunia Islam sudah jauh berubah dan jumlahnya
dihiraukan, Islam
berkembang dalam satu barangkali mencengangkan. Mengacu pada data dari Carnegie Endowment
abad ke setengah muka for International Peace, situs religiouspopulation.com melaporkan bahwa pada
bumi, menghancurkan tahun 2014 jumlah Muslim di muka bumi sudah mencapai 2,08 milyar dengan
kerajaan-kerajaan
besar, meruntuhkan angka pertumbuhan (growth-rate) 1,84, melampaui penganut Kristen yang
agama-agama yang berjumlah 2,01 milyar dengan angka pertumbuhannya 1,2. Pertumbuhan pesat
sudah lama mapan, jumlah Muslim ini disebabkan dua faktor: fertility rate (angka kelahiran) dan
membangkitkan conversion (perpindahan agama kepada Islam) yang keduanya sangat tinggi.
kembali jiwa
bangsa-bangsa dan Terlepas dari data statistik ini, dakwah Islam pada pergantian milenium ketiga
membangun sebuah sudah mengalami perkembangan yang jauh lebih pesat dibandingkan saat
dunia baru: “dunia
Islam”. Pertumbuhan Arnold dan Stoddard melakukan pengamatannya pada penghujung abad ke-
pesat jumlah Muslim 19 dan awal abad ke-20.World Almanac and Book of Fact, #1 New York Times
ini disebabkan dua Bestseller (edisi 2004), mencatat jumlah total umat Islam sedunia tahun 2004
faktor: fertility rate adalah 1,2 milyar lebih (1.226.403.000), tahun 2007 sudah mencapai 1,5 milyar
(angka kelahiran)
dan conversion lebih (1.522.813.123 jiwa). Ini berarti, dalam 3 tahun, kaum Muslim mengalami
(perpindahan agama penambahan jumlah sekitar 300 juta orang, relatif sama dengan jumlah umat
kepada Islam) yang Islam yang ada di kawasan Asia Tenggara.
keduanya sangat
tinggi.
Tidak mengherankan bila keberhasilan ini kemudian menyisakan sebuah
pertanyaan: Bagaimana sukses besar itu diraih? Arnold mengemukakan
pandangannya yang cukup akurat bahwa penyebaran Islam yang sangat
cepat disebabkan oleh faktor-faktor sosial, politik dan agama. Tetapi yang
382

