Page 215 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 215

dan pertahanan yang akhirnya mengerucut menjadi kekuatan maritim, baik sipil


                        maupun militer. Dari dua konsep yang dipaparkan diatas, ada 3 poin utama yang

                        menjadi  fokus  dalam  menetapkan  strategi  pembagunan  maritim  Indonesia  yaitu


                        pertama politik luar negeri atau kebijakan luar negeri, kedua adalah ekonomi dan

                        yang  ketiga  adalah  militer  atau  pertahanan.  Berikut  ini  akan  dijelaskan  satu


                        persatu


                           I.     Kebijakan atau Politik Luar negeri


                               Kebijakan  atau  politik  luar  negeri  Indonesia  yang  paling  utama  disini


                        adalah  Kerja  sama  internasional  di  bidang  pertahanan.  Kerja  sama  dibidang

                        pertahanan pada dasarnya merupakan bagian dari kebijakan luar negeri Indonesia

                        untuk  membangun  rasa  saling  percarya  atau  confidence  building  meassures


                        (CBMs) dengan bangsa-bangsa lain.  Kerja sama pertahanan diprioritaskan pada

                        kerja sama bilateral dengan negara-negara Asia Tenggara dan negara-negara sub


                        kawasan  Pasifik  Barat  Daya  dalam  rangka  turut  memelihara  stabilitas  regional.

                        ASEAN dan ARF (ASEAN Regional Forum) dan Forum Dialog Pasifik Barat Daya


                        merupakan wadah kerja sama antar negara anggota kawasan yang penting untuk

                        dikembangkan di masa mendatang.  Melalui forum-forum tersebut permasalahan-


                        permasalahan  kawasan akan dapat diselesaikan dengan mengedepankan semangat

                        kebersamaan,  perimbangan  kepentingan  yang  dibangun  berdasarkan  prinsip


                        persamaan hak, saling menghormati, dan tidak saling intervensi.

                               Kekuatan-kekuatan yang terlibat di Asia Tenggara dan Asia-Pasifik perlu

                        untuk disikapi dengan baik. Indonesia perlu untuk dekat dengan Amerika Serikat,


                        Tiongkok, dan negara-neraga anggota ASEAN, juga Australia, India, Jepang, dan




                                                              36
   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220