Page 230 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 230

atau  global  transhipment  port  seperti  Singapura.  Pengembangan  sistem


                        transportasi  yang  bertumpu  pada  jalur  darat,  selain  berpotensi  mendegradasi

                        kualitas  lingkungan  pada  konsentrasi  habitat  hidup  penduduk  Indonesia,  juga


                        tidak  banyak  menjawab  persoalan  transportasi  barang  yang  efektif.  Di  sinilah

                        gagasan  tol  laut  Presiden  Jokowi  menjadi  sangat  penting.  Kelancaran  distribusi


                        logistik  ke  seluruh  pelosok  nusantara  dipastikan  akan  mengurangi  beban  Pulau

                        Jawa yang sudah sangat berat. Pada saat yang sama, geliat ekonomi di luar pulau


                        yang paling padat penduduknya ini, akan terus tumbuh dan berkembang, sehingga

                        kesenjangan antar wilayah dapat terus ditekan.


                               Abad ke-21 diwarnai dengan bergesernya pusat ekonomi dunia, dari Eropa

                        menuju  Asia-Pasifik.  Banyak  negara  terpaksa  merubah  strategi  nasionalnya.

                        Peluncuran strategi baru Amerika Serikat, Rebalancing contohnya, adalah upaya


                        negeri adidaya tersebut menyongsong era Asia-Pasifik. Selain itu, pada saat ini,

                        forum Masyarakat Ekonomi ASEAN sudah mulai berlaku di mana setiap negara


                        anggota  bebas  berkompetisi.  Di  sinilah  Indonesia  harus  merubah  paradigma

                        berpikir dan pembangunannya, karena masa depan Indonesia berada di laut.


                               Motif  dibalik  fokus  politik  internasional  di  kawasan  Asia-Pasifik  juga

                        tidak  terlepas  dari  motif  ekonomi,  yaitu  :  freedom  of  navigation,  akses  kepada


                        sumber  daya  alam,  dan  akses  kepada  pasar.  Motivasi  ekonomi  tersebut  sudah

                        melebur  kedalam  kepentingan  nasional  masing-masing  negara,  terutama  dalam


                        meningkatkan  kesejahteraan.  Motivasi  tersebut  berimbas  ke  urusan  politik

                        manakala  hasil  interaksi  politik  berujung  pada  blokade  atau  pengepungan  atas

                        aktivitas ekonomi seperti yang terjadi pada Korea Utara dan Iran (yang diblokade






                                                              51
   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235