Page 282 - Naskah Gubernur Pertama di Indonesia
P. 282
268 Gubernur Pertama di Indonesia
Dalam situasi yang sulit, Gubernur Ratulangi berhasil
membentuk struktur organisasi pemerintahan daerah Sulawesi.
Sejak 5 September 1945, pemerintahan itu mulai bekerja. Adapun
susunan pemerintahannya sebagai berikut
Gubernur : Dr. G. S. S. J. Ratulangi
Sekretaris : Mr. Andi Zainal Abidin
Wakil Sekretaris : I. P. L. Tobing
Biro Umum : Lanto Daeng Pasewang
Biro Ekonomi : Mr. Tadjuddin Noor
Biro Penerangan : Manai Sophian
Biro Pemuda : Siranamual Daeng Saelan
Pembantu-pembantu lainnya: A. N. Hadjarati, G. R. Pantouw,
Sam Supardi, W. S. T. Pondaag, dr. Sjafri, Saleh Lahade.
Selanjutnya Gubernur Ratulangi membentuk Pemuda
Nasional Indonesia yang dipusatkan di Kota Makassar yang
bertujuan menghimpun berbagai organisasi pemuda lainnya. Untuk
kali pertama, S. Sanusi ditunjuk menjadi Ketua Pemuda Nasional
Indonesia—ia juga salah seorang pemrakarsa pembentukan
organisasi itu. Setelah itu, Ratulangi bersama-sama Lanto Daeng
Pasewang, Soewarno, Andi Zainal Abidin, Tadjuddin Noor,
Siranamual Daeng Saelan mendirikan Sekolah Menengah Pertama
Nasional dengan mengambil alih gedung bekas markas Tentara Dai
Nippon di Gowaweg (sekarang Jalan Dr. Ratulangi). Sekolah tersebut
didirikan pada 8 Oktober 1945 untuk menampung pelajar dari Futsu
Cugukko (Sekolah Menengah Umum) dan Tokobetsu Cugukko
(Sekolah Menengah Istimewa) yang putus sekolah akibat perang.
Tenaga pengajar diambil dari kalangan pejuang sendiri, sedangkan
Dr. Ratulangi ditunjuk menjadi Kepala Sekolah.
Dalam pada itu, Pemerintah Republik Indonesia pada 10
Oktober 1945 menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun
1945, yang isinya menyatakan bahwa segala aturan yang ada sampai
berdirinya Republik Indonesia tetap berlaku selama belum diadakan
yang baru, termasuk Badan-badan Negara dan peraturan-peraturan

