Page 297 - Perdana Menteri RI Final
P. 297
berlangsung di Indonesia tidak dapat dilepaskan PENUTUP ENDNOTES
dari kesepakatan yang telah ditandatangi
Akhir dari Kabinet Sukiman yang jatuh pada
Indonesia dan Belanda tersebut. Agenda 1 Pidato pada Muktamar Masyumi ke-9 di Yogyakarta (April 16 M.C. Ricklefs, op. cit, hlm. 230.
bulan Februari 1952 menjadi titik penting
1959) dengan judul “Peran Umat Islam dalam Revolusi
pemerintahan Sukiman dalam hal ini paling 17 Sejumlah sumber berbeda pendapat mengenai penunjukan
dalam perjalanan demokrasi parlementer di Nasional”
Sukiman sebagai ketua PPPH. Muchtarudin Ibrahim
tidak meyasar tiga hal prinsipil yakni: untuk mana polarisasi politik kepartaian mencuat 2 M.C.Ricklefs, A History of modern Indonesia, (Houndsmills: menyebutkan H.O.S. Cokroaminoto menunjuk Sukiman
Basingstoke, 2008), hlm. 293., Herbert Feith, The Decline sebagai pengganti ketua baru pada PPPH pada 1931.
menghapuskan unie-statuut Indonesia-Belanda, lebih tajam. Berbeda dengan kabinet of Constitutional Democracy in Indonesia, (Jakarta: Equinox Adapun Ingelson mengatakan tidak mengatakan bahwa
Pub, 2007), hlm. 139. Sukiman ditunjuk oleh Tjokroaminoto melainkan
mempercepat peninjauan kembali persetujuan Natsir yang merupakan zaken kabinet yang
3 Dr. H.F. Roll yang dikenal sebagai ‘Bapak STOVIA’ ditetapkan melalui konggres. Lihat dalam Muchtaruddin
hasil KMB, meniadakan perjanjian-perjanjian anggotanya dipilih didasarkan pada keahlian, merupakan direktur sekolah yang berhasil mengumpulkan Ibrahim, op.cit, hlm. 67-9., dan John Ingleson, Workers,
Unions and Politics: Indonesia in the 1920s and 1930s, (Leiden
£ 178.000 untuk pembangunan gedung. Lihat dalam
yang pada kenyataannya merugikan rakyat dan Kabinet Sukiman merupakan hasil dari : Brill, 2014), hlm. 164.
Mardanas Safwan; Sutrisno Kutoyo; Tashadi, Prof.
negara, serta memasukkan wilayah Irian Barat kompromi antar partai politik yang bertujuan Dr. Bahder Djohan: karya dan pengabdiannya, (Jakarta: 18 Ingelson, ibid, hlm. 166. Ingelson mencatat, tampaknya
Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, Sukiman sendiri mengalami masalah keuangan. Ia
ke dalam wilayah Republik Indonesia. untuk membangun suatu pemerintahan yang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1985) hlm. 13. meminjam 16.000 gulden dari modalnya yang ada di
perusahaan, dan pada 1932 asih tersisa 8.000 gulden. Lihat
kuat. Akhir dari kabinet ini menunjukan 4 Adrian Vickers, A History of Modern Indonesia, (New York:
footnote 97.
Cambridge University Press, 2005), hlm. 73
Dalam konteks inilah Sukiman mengambil sebuah permulaan akan semakin sulitnya
5 Pada kongres ini nama Jong Java mulai digunakan untuk 19 Harry A Poeze, Politiek-Politioneele Overzichten Van
langkah-langkah yang oleh sejumlah memperoleh kompromi kekuatan-kekuatan menggantikan Tri Koro Darmo. Komposisi keanggotaan Nederlandsch-Indie: Deel IV 1935-941, (Dordrecht : Foris
Publications, 1994), hlm. 162.
Jong Java juga mulai berubah dengan masuknya sejumlah
pengkritiknya dianggap condong berpihak utama dalam politik Indonesia—terutama
tokoh muda yang kelak akan dikenang sebagai tokoh
20 Mengenai Indonesia berparlemen lihat dalam Uji Nugroho
pada Blok Barat, atau sikap politiknya yang kelompok nasionalis dan Islam—yang bangsa, satu diantaranya adalah Sukarno. Lihat M.C. W, “Militia politics: Civil rights and the debate on
Ricklefs, op. cit, hlm. 212, 228.
indigenous conscription in Java, 1940-1942”, BA Thesis
kerap ditafsirkan sebagai “pro-West Neutralist”. kemudian terbukti dalam proses pembentukan
6 Pringgodigdo, A. K, Sejarah Pergerakan Rakyat Indonesia, Leiden University, 2011. Hlm. 19-22.
Meskipun untuk melihat keseluruhan hasil kabinet-kabinet selanjutnya. Terlebih lagi, tak (Jakarta: Dian Rakyat, 1994). 21 M.C. Ricklefs, op. cit, hlm. 243.
akhir dari pendekatan yang ia buat masih lama setelah kabinet Sukiman demisioner, 7 Harry A Poeze, Di negeri penjajah: orang Indonesia di Negeri 22 Remy Madinier, Islam and Politics in Indonesia : the Masyumi
Belanda 1600-1950, (Jakarta: KPG bekerja sama dengan
Party Between Democracy and Integralism, (Singapore : NUS
perlu menunggu waktu, sejumlah usaha terjadi perpecahan kekuatan dalam tubuh KITLV, 2014), hlm, 155. Press, 2015), hlm. 68.
Sukiman merupakan terobosan penting dalam Masyumi dimana NU keluar dari partai itu. 8 De Indische courant, 23-07-1923. Penumpang yang 23 Ibid, hlm. 81.
dimaksud ditulis dengan nama Soekirman Wirjosandjojo
Yang menarik, walaupun saat NU keluar
meningkatkan posisi diplomatik Indonesia (menggunakan ejaan lama dan huruf ‘r’ di tengah). 24 Hebert Feith, op. cit, hlm, 179-80.
Adapun penulisan Soekirman sangat lazim ditemui dalam
dari Masyumi Sukiman telah demisioner, 25 Ibid, hlm. 219.
dalam percaturan politik internasional. Hal berbagai terbitan Belanda untuk merujuk pada Sukiman
Wahab Chasbullah dalam audiensinya dengan (Wirjosandjojo). Daftar penumpang juga dimuat pada 26 Bruce Glassburner, Economic Policy-Making in Indonesia
ini ditunjukan melalui serangkaian kunjungan harian berbahasa Belanda lainnya. Adapun manifest 1956-1957, dalam Bruce Glassburner.,(ed.) The Economy
Sukarno, meminta agar jabatan perdana penumpang disimpang di The National Archives, Kew-
Menteri Luar Negeri pasca menghadiri of Indonesia: Selected Readings, (Kuala Lumpur: Equinox
Inggris.
menteri tetap dipegang Sukiman. Terlepas Edition 2007), hlm. 86.
perundingan di San Fransico. Saat ia tiba di 9 Muchtarudin Ibrahim, Dr. Sukiman Wirjosandjojo: Hasil 27 Ibid.
dari itu semua, Sukiman adalah contoh yang Karya dan Pengabdianya, (Jakarta : Departemen Pendidikan
Australia, dalam kunjungannya yang mendadak, dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, 28 Soebagijo I.N., “Riwayat Hidup Wilopo”, dalam Wilopo 70
baik dari pribadi yang bertransformasi dari tahun, (Jakarta: Gunung Agung, 1979), hlm. 112.
Ahmad Subarjo memperoleh sambutan hangat Proyek Invetarisasi dan Dokumen Sejarah Nasional, 1985),
seorang Jawa-nasionalis menjadi sosok Islam- hlm. 22. 29 Hebert Feith, op. cit, hlm. 185.
dari para pejabat pemerintah. Lebih dari itu,
nasionalis. Dengan karakter personal itulah, 10 Harry A Poeze, op. cit, hlm. 174. 30 Pada 1947, Sewaka adalah gubernur Jawa Barat yang
melalui kunjungan ini khalayak di Australia 11 R. Nalenan, Arnold Mononutu: Potret Seorang Patriot. memberi mandat kepada Nasution untuk melakukan
Pak Dokter Sukiman telah membuktikan diri
(Jakarta: Gunung Agung, 1981), hlm. 48. “perlawanan rakyat total”. Baik selama gerilya maupun
dan juga media massa di sana memberikan
sebagai tokoh yang mampu menjadi jembatan setelah merdeka, Sewaka juga tidak segan mengunjungi
12 Harry A Poeze, op. cit, hlm. 187.
tanggapan luar biasa baik menyangkut posisi keluarga Nasution. Barry Turner, A.H. Nasution and
bagi kelompok nasionalis dan Islam, maupun 13 Muchtaruddin Ibrahim, op. cit, hlm. 22. Indonesia’s elites: “people’s resistance” in the War of Independence
Indonesia dalam penyelesaian kasus Irian Barat. and postwar politics, (Lanham, MD: Lexington Books,
kalangan modernis dengan mereka yang 14 Ki Hadjar Dewantara atau Soewardi Soerdjaningrat pernah
2018), hlm. 162.
Dalam kurun waktu yang singkat, sebagaimana bersekolah di STOVIA namun tidak pernah selesai karena
disebut tradisionalis.
sakit. Lihat Rosihan Anwar, Sejarah kecil “petite histoire” 31 Hebert Feith, op. cit, hlm. 196.
komentar Feith, Indonesia telah mencapai titik Indonesia (Volume 3), (Jakarta : Buku Kompas, 2009), hlm.
32 Setting peristiwa dan tensi pada waktu Razia Agustus
27.
tinggi dalam hubungannya dengan negara- diceritakan secara hidup dalam Francisca Fanggidaej,
15 PNI dibentuk Sukarno pada tahun 1927, pada tahun yang Memoar perempuan revolusioner, (Yogyakarta: Galang Press,
negara Barat (non-Belanda). 48 sama ketika Sukiman masuk menjadi anggota PSI. 2006), hlm. 174-184.
284 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 285

