Page 300 - Perdana Menteri RI Final
P. 300

WILOPO:                                                                                                                               rumah sakit, tangsi militer, dan stasiun kereta   adik ipar Pak Mantri Guru, yang sebelumnya

                                                                                                                                                  api. Oleh karena itu pula, penduduk Purworejo   ia anggap paman. Sewaktu ia mengetahui hal
            Di Tengah Pergulatan Partai                                                                                                           juga berkembang dan beragam. Selain orang-     tersebut, ibu kandungnya telah tiada. 2

                                                                                                                                                  orang Jawa, kota ini menjadi tempat tinggal bagi
                                                                                                                                                                                                 Meskipun diasuh oleh keluarga angkat, masa kecil
            Politik dan Tentara                                                                                                                   komunitas Tionghoa, Arab, orang-orang Afrika   Wilopo adalah dunia yang penuh kegembiraan.
                                                                                                                                                  bekas serdadu KNIL, juga orang Belanda. Pernah
                                                                                                                                                                                                 Sebagaimana lumrahnya sebayanya, Wilopo
                                                                                                                                                  lahir di kota ini linguist sekaligus orientalist
                                                                                                                                                                                                 kecil memiliki banyak waktu untuk bermain.
                                                                                                                                                  ternama Johan Hendrik Caspar Kern.
                                                                                                                                                                                                 Tampaknya tuntutan bagi anak-anak yang
                                                                                                                                                  Di kota ini pulalah, Wilopo dilahirkan pada 21   tinggal di kota tidak terlalu banyak, terlebih lagi
                                                                                                                                                  Oktober 1908, dan dibesarkan dalam asuhan      Wilopo hidup di tengah-tengah keluarga pegawai

                          “Wie het laatst lacht, lacht het best”.         penuh gejolak dan serba tidak stabil, menunjukan                        sebuah keluarga seorang Mantri Guru bernama    zaman kolonial. Berbeda dengan anak petani di
                                                                          bahwa karakter pemimpin Indonesia tidak hanya                           Raden Prawirodihardjo. Pak Mantri Guru         desa yang harus membantu orang tua ke ladang;
                          (Siapa tertawa paling akhir, tertawa            para  solidarity  maker, ataupun administrator                          mencurahkan perhatian dan kasih sayang yang    atau mengurus ternak, Wilopo hanya memiliki
                          paling baik)                                    semata, melainkan pula seorang penyabar yang                            sangat besar untuknya. Tumbuh sebagai anak     sedikit kewajiban yakni untuk ke sekolah, dan
                                                                                                                                                  dari keluarga yang cukup terpandang, walaupun   waktunya yang lain dapat ia pergunakan untuk
                          Wilopo, mengutip pepatah Belanda   1            mampu bekerja di bawah kritikan dan serangan,
                                                                          serta keberadaannya dapat diterima secara luas.                         untuk  ukuran  kota  kecil,  ia  mendapatkan   bermain.  Sepakbola  dan  kereta  api  adalah  dua
                                                                                                                                                  pendidikan yang baik sejak usia belia. Terlebih   kesenangannya.
                           PENDAHULUAN
                                                                          PURWOREJO                                                               lagi dalam dalam  akta van bekenheid Wilopo
                           Selain sumbangsihnya melalui karya dan                                                                                 tercantum nama Prawirodihardjo, yang masih     Stasiun kereta api Purworejo dibangun pada
                                                                          Purworejo pada awal abad ke-20, bukanlah                                                                               akhir abad ke-19. Pembangunan stasiun kereta
                           kebijakannya dalam pemerintahan, kiprah                                                                                memiliki  gelar  raden,  lebih-lebih  ia  bekerja
                                                                          kota kabupaten yang terlalu ramai, namun                                                                               api ini memiliki paling tidak dua maksud yaitu
                           Wilopo saat menjabat sebagai Perdana Menteri                                                                           sebagai pegawai. Oleh karenanya, dibenarkan
                                                                          tidak pula dapat disebut terlalu kecil. Kota ini                                                                       untuk melancarkan aktivitas perekonomian, dan
                           juga dikenang oleh karena kepribadiannya.                                                                              bagi Wilopo untuk masuk sekolah HIS.
                                                                          mewarisi cukup banyak perkembangan dari                                                                                menopang kebutuhan militer. Kereta api adalah
                           Herbert Feith menggambarkan Wilopo sebagai
                                                                          dua abad sebelumnya. Sebelum Purworejo                                  Di tempat Pak  Mantri Guru itu, Wilopo         kesenangan yang luar biasa, suatu privilege bagi
                           seorang yang berfikiran adil, yang menuaruh
                                                                          muncul, pusat wilayah ini berada di Bagelen                             tidak sendiri, ada banyak anak lainnya yang    Wilopo dan kawan-kawannya karena tidak semua
                           rasa simpati besar kepada nasib kaum kecil.
                                                                          yang pada saat Perang Jawa (1825-1830)                                  dititipkan oleh orang tuanya. Pada jaman itu,   orang waktu itu berkesempatan menyaksikan
                           Wilopo adalah nasionalis dari PNI, namun
                                                                          berlangsung menjadi  salah  satu  kantong                               sangat lazim bagi orang tua terutama yang      kereta api. Anak-anak suka sekali menyaksikan
                           bukan  tipe loyalis fanatik  buta, sehingga ia
                                                                          perlawanan terpenting Diponegoro. Usai perang,                          tinggal di desa untuk menitipkan anak-anaknya   kereta yang beragam jenisnya: ada yang besar, ada
                           menjadi orang yang dapat diterima oleh semua
                           kalangan. Komentar lain menegaskan bahwa       Bagelan yang merupakan wilayah mancanegara                              kepada kerabat yang ada di kota agar dapat     pula yang sedang. Terlebih lagi ketika gerbong-
                           Wilopo adalah seorang penyabar, kalm, dan yang   Yogyakarta  diambil  oleh  pemerintah  kolonial                       sekolah sekaligus  ngenger. Wilopo sendiri baru   berbong mulai dijalankan oleh juru lansir dan
                           selalu bekerja secara hati-hati. Wilopo menjabat   untuk  dimasukan  ke  dalam  sistem  direct                         mengetahui hubungan sebenarnya  dengan Pak     mesin loko bergemuruh keras sekali, lantas
                           Perdana Menteri untuk mengarungi suatu era     bestuur (pemerintahan langsung) Karesidenan                             Mantri  Guru  setelah  beranjak  dewasa.  Setelah   besi-besi saling berhimpit mengeluarkan suara
                           yang penuh dinamika, ketika pergulatan politik   Kedu  dengan  kotanya  yang  baru:  Purworejo.                        tamat  dari  AMS,  Wilopo  diberi  tahu  bahwa   menderit, maka Wilopo dan kawan-kawannya
                           antar partai semakin menajam, yang berlangsung   Sebagai wilayah yang diperintah langsung                              Pak Mantri Guru Pawirodihardjo, yang selama    bertambah senang. Sepakbola adalah hiburan
                           bersamaan dengan ingin kembalinya tentara ke   oleh pemerintah kolonial, infratruktur kota                             ini dianggapnya sebagai bapak, bukanlah ayah   yang lain. Saat itu, Purworejo sudah memiliki
                           panggung politik nasional. Kiprah  Wilopo  di   berkembang cukup baik seperti  dibangunnya                             kandungnya melainkan orang tua angkatnya.      kesebelasan yang populer terutama dari elftal-nya
                           kancah politik Indonesia dekade 1950 yang      gedung pemerintahan, rumah ibadah, sekolah,                             Ayah kandung Wilopo bernama Soedjono,          KNIL dan para siswa HKS (Hogere Kweekschool).





                           288   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  289
   295   296   297   298   299   300   301   302   303   304   305