Page 11 - Buku
P. 11

dan membiasakan
                                                                 sikap toleransi, (HK et
                                                                 al., 2024)
          2.   Ceramah             Metode ceramah, yang       1.  Metode ini             1.  Minimnya kesempatan      Metode ceramah          (Shuaibu et al.,
                                   dicirikan oleh                memungkinkan                untuk berdiskusi         merupakan strategi      2024)
                                   pendekatan yang               penyampaian silabus         memecahkan masalah       pembelajaran            (Wirabumi, 2020)
                                   berpusat pada guru di         yang efisien,               dan mengembangkan        tradisional yang
                                   mana informasi                memastikan bahwa            keberanian dalam         efektif untuk
                                   disampaikan secara lisan      semua topik yang            mengemukakan             menyampaikan materi
                                   kepada siswa,                 diperlukan diajarkan        pendapat.                secara cepat,
                                   merupakan salah satu          dalam satu tahun        2.  Proses penyerapan        terstruktur, dan
                                   strategi pengajaran           akademik.                   pengetahuan kurang       menekankan poin-
                                   tertua dan paling banyak  2.  Ceramah memberikan          dikarenakan bertumpu     poin penting. Namun,
                                   digunakan dalam               penyajian materi yang       pada satu arah.          metode ini cenderung
                                   pendidikan, di mana           terstruktur dan         3.  Kurang memberi ruang     satu arah sehingga
                                   siswa mendengarkan,           terorganisir, yang dapat    bagi para siswa untuk    membatasi diskusi,
                                   mencatat, dan terkadang       membantu siswa              mengembangkan            kreativitas, serta
                                   mengajukan pertanyaan,        mengikuti                   kreativitas              partisipasi aktif siswa,
                                   (Shuaibu et al., 2024)        perkembangan logis.     4.  Siswa mudah lupa atas    yang dapat berakibat
                                                              3.  Memberikan                 apa yang sudah           pada rendahnya
                                                                 kesempatan bagi guru        disampaikan.             retensi dan
                                                                 untuk menyoroti poin-   5.  Tidak merangsang         pemahaman jangka
                                                                 poin penting dan            siswa untuk membaca,     panjang.
                                                                 menekankan aspek-           (Wirabumi, 2020)
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16