Page 74 - OPERASIONAL
P. 74
KOPERASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
MITRA DHUAFA
(849/BH/MENEG/VII/2009) OPERASIONAL
EDISI : JANUARI 2017 REVISI : 1
Owner : OPERASIONAL PROSEDUR : PENUNDAAN ANGSURAN
Kode Bagian : 01 Kode Prosedur : 018
PENUNDAAN ANGSURAN PEMBIAYAAN
A. TUJUAN
Prosedur ini dimaksudkan untuk menstandarisasi proses dan langkah-langkah pelaksanaan
penundaan angsuran pembiayaan.
B. RUANG LINGKUP
Mengatur proses pelaksanan penundaan angsuran pembiayaan mulai dari syarat, seleksi,
pengajuan, pencatatan dan juga pengarsipan.
C. DEFINISI
a. Penundaan Angsuran adalah penundaan jadwal pembayaran dikarenakan adanya
permasalahan terhadap anggota sehingga tidak memungkinkan membayar angsuran
dalam jangka waktu tertentu.
b. Piutang bermasalah adalah sisa pembiayaan yang belum dibayar
c. Jangka waktu jatuh tempo adalah jangka waktu sesuai dengan akad pembiayaan,
misalnya jangka waktu pembiayaan yang disepakati dalam akad pembiayaan adalah 25
minggu, 50 minggu dan seterusnya.
D. KETENTUAN
Kegiatan di lapang akan selalu berkembang, banyak hal yang mempengaruhi kegiatan di lapang
khususnya proses pembayaran angsuran. Kita tidak bisa memastikan bahwa kondisi di lapang, di
masyarakat dan kondisi personal anggota selalu dalam kondisi terbaiknya, terkadang kita
dihadapkan pada masalah di mana wilayah tersebut sedang terjadi bencana alam atau konflik
sosial yang menyebabkan kita tidak mungkin melakukan kegiatan operasional khususnya
transaksi pembayaran angsuran pembiayaan. Oleh karena itu kia perlu membuat peraturan yang
Berikut adalah ketentuan dalam melakukan penundaan angsuran pembiayaan:
1. Syarat piutang bisa diajukan penundaan angsuran;
a. Anggota mengalami bencana alam, terkena musibah dan usahanya mengalami
masalah, yang menyebabkan anggota tidak bisa menjalankan kegiatan usaha
dalam jangka waktu maksimal 3 bulan (12 minggu)
b. Adanya konflik sosial atau alasan lainnya yang menyebabkan tidak memungkinkan
dilaksanakan pertemuan center atau kegiatan lainnya dalam upaya transaksi
pembayaran angsuran.
2. Waktu dilakukan penundaan angsuran pembiayaan
Bisa dilakukan kapan saja sesuai dengan kejadian atau penyebab perlu dilakukan
penundaan angsuran pembiayaan.
3. Langkah-langkah penundaan angsuran pembiayaan
a. Staf lapang melakukan verifikasi data dan informasi terkait anggota yang akan
diajukan penundaan angsuran pembiayaan.
b. Manager cabang melakukan verifikasi untuk memastikan informasi dari staf lapang
c. Manager cabang menghitung saldo pembiayaan, sisa margin, sisa jangka waktu
pembiayaan dari anggota tersebut
d. Manager cabang dengan staf lapang melakukan diskusi dengan anggota terkait
rencana tersebut dan membuat kesepakatan bersama berapa jangka waktu yang
diperlukan agar angsuran bisa berjalan lancar, tetapi juga harus disampaikan
bahwa ini baru tahap verifikasi dan akan diajukan ke kantor pusat.
e. Manager cabang mengajukan permohonan penundaan angsuran pembiayaan
kepada koordinator cabang
SOP Operasional 2017
73

