Page 33 - Samisanov 15 OK
P. 33
Kelebihan Pembelajaran Proyek-STEM
Pembelajaran proyek-STEM, adalah pembelajaran berbasis
proyek dengan mengintegrasikan bidang-bidang STEM yaitu sains,
teknologi, teknik, dan matematika. Pembelajaran menggunakan
pendekatan STEM ini sangat potensial untuk menciptakan
pembelajaran yang bermakna karena siswa dilatih memecahkan
masalah matematika melalui proyek yang diterintegrasikan dengan
satu atau bidang ilmu yang lain.
Penerapan STEM yang diintegrasikan kedalam model
pembelajaran proyek dapat memberikan pengalaman kepada siswa
bahwa matematika bermanfaat nyata bagi kehidupan.
Mitos bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit,
membosankan dan rata-rata siswa berpandangan bahwa
matematika tidak berguna dalam kehidupan nyata sehari-hari. Masih
nampak pada siswa saya. Sehingga pada saat kegiatan KBM di kelas
mayoritas siswa kurang aktif dan belum termotivasi.
Dalam STEM project-based learning siswa diajak untuk
melakukan pembelajaran yang bermakna dalam memahami sebuah
konsep. Siswa diajak bereksplorasi melalui sebuah kegiatan proyek,
sehingga siswa terlibat aktif dalam prosesnya
Pembelajaran Proyek-STEM terdiri dari 5 tahapan. Yaitu
refleksi, riset, penemuan, aplikasi, dan komunikasi. Tahap refleksi
adalah membawa siswa kedalam konteks masalah dan memberikan
feedback kepada siswa agar dapat segera mulai menyelidiki dan juga
33