Page 146 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 146
sederhana yang sengaja aku siapkan. Mencoba menyuapi
mama, ada titik bening mengalir dari sudut netranya. Duh,
gusti apa yang sudah aku perbuat pada mama selama ini.
Hatiku gerimis, mataku juga basah.
Perlahan, tapi pasti kondisi kejiwaan mama berangsur
pulih. Tatapan netra mama mulai berisi cinta seorang ibu. Aku
berjanji pada diriku sendiri tak ‘kan pernah melukainya lagi.
Aku manfaatkan waktu PJJ semaksimal yang aku mampu.
Waktu luang aku gunakan untuk ikut menganyam rotan
menambah uang saku.
Sore ini mama kelihatan sangat cantik dengan baju gamis
bermotif bunga ungu. Aku ingin memberi kejutan.
Kuserahkan amplop berisi uang hasil menganyam rotan.
Mama menatapku dengan seribu makna. Pelukan hangat
mama kini hadir kembali. Sesaat sedu sedan yang aku rasakan
perlahan berhenti. Kulepaskan genggaman tangan mama,
tapi masih erat memelukku. Tangisku meledak setelah sadar
denyut nadi mama sudah tidak ada lagi dengan tangan masih
memegang amplop. Mamaa…
Profil Pengarang
Pengarang dengan nama Kholipah, lahir di Pemalang 10
April 1976. Penulis buku Nazar Cinta Qirana dan Kepak Sayap
si Burung Camar ini guru Prakarya di SMP N 1 Welahan Jl.
Welahan km.22 Jepara. Kec, welahan Kab. Jepara. Pengarang
bisa dihubungi melalui No.HP/WA : 081325890500, e‐mail
kholifahkholis76@gmail.com.
134 | 80 Cerpenis MediaGuru

