Page 284 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 284
Kukirim kabar kepada ibu di kampung. Aku katakan ingin
pulang ke Lampung. “Bu, aku mau pulang saja ke Lampung.“
Pesan singkatku ke WathsApp ibu.
“Kenapa ingin pulang, Diyah? Apa ndak kerasan tinggal di
Bekasi?“ tanya ibu membalas pesanku. Rupanya ibu juga
belum tidur.
“Aku ingin kuliah saja, Bu.“
“ Kuliah?” tanya ibu seakan kaget mengetahui aku ingin
kuliah.
Aku tahu ibu dan bapak tidak mampu membiayai
kuliahku. Tersebab sejak bapak sakit sudah tidak bisa lagi ke
sawah. Sebenarnya alasan aku ingin kuliah supaya bisa keluar
dari rumah bibi. Tapi aku tidak mau berterus terang, takut ibu
marah.
“Ya, nanti Ibu bilang sama bibi kalau kamu ingin kuliah.“
***
“Diyah, apa benar kamu ingin kuliah?“ tanya bibi padaku
ketika mau berangkat ke pasar.
“Ya, Bibi,“ jawabku.
“Kalau kamu memang ingin kuliah, ya nggak apa‐apa,
yang penting kuliah yang benar,” tutur bibi.
Seminggu kemudian aku mendaftar di perguruan tinggi
swasta di Bekasi. Aku merasa lega bisa keluar dari rumah bibi.
Kuliah selama satu semester berjalan dengan lancar, bahkan
nilaiku sangat bagus.
Tapi perasaanku tidak enak kalau terlambat sampai di
rumah. Lebih baik indekos dekat kampus saja biar irit . “Aku
benar‐benar bebas dari rumah bibi,” pikirku.
272 | 80 Cerpenis MediaGuru

