Page 27 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 27
Tabel 4.1 Perbedaan Nama Umum dengan Nama Ilmiah
No. Nama Umum Nama Ilmiah
Disusun berdasarkan kesepakatan
Tidak mengikuti ketentuan atau aturan
1 kesepakatan internasional yang diatur
baku
dalam KITT
Menggunakan bahasa sehari-hari yang Menggunakan bahasa Latin atau
2
bersifat lokal dilatinkan
Umumnya hanya dipahami oleh
3 Bersifat universal
masyarakat di wilayah tertentu
Mudah diucapkan dan diingat oleh Terkadang relatif sulit dieja dan
4
masyarakat dihafalkan bagi masyarakat umum
Tidak selalu menunjukkan dengan Menunjukkan secara jelas kategori
5
jelas kategori takson yang dimaksud takson yang dimaksud
Satu takson dapat memiliki banyak
nama berbeda sesuai bahasa yang Setiap takson hanya memiliki satu
6
digunakan, sehingga sering muncul nama ilmiah yang sah (valid)
sinonim dan homonim
4.2.4 Prinsip dan Peraturan Tatanama Tumbuhan
Prinsip-prinsip dasar yang menjadi pedoman dalam penetapan dan
penggunaan nama ilmiah adalah sebagai berikut.
1.Tatanama botani bersifat independen dan tidak berkaitan dengan tatanama
zoologi. Oleh karena itu, nama yang sama dapat digunakan baik untuk
tumbuhan maupun hewan oleh ahli yang berbeda.
2.Pemberian nama dalam setiap kelompok taksonomi didasarkan pada
konsep tipe tatanama. Tipe untuk familia adalah genus, tipe untuk genus
adalah species, dan tipe untuk species adalah spesimen, dan seterusnya.
3.Penetapan nama kelompok taksonomi mengikuti asas prioritas publikasi,
yaitu nama yang sah dan benar adalah nama yang dipublikasikan paling
awal serta sesuai dengan aturan tatanama. Nama yang lebih dahulu
dipublikasikan menjadi acuan bagi publikasi selanjutnya.
4.Setiap kelompok taksonomi dengan batasan, posisi, dan tingkatannya,
hanya memiliki satu nama yang benar.
5.Nama ilmiah kelompok taksonomi disajikan dalam bahasa Latin, atau
bahasa lain yang dilatinkan. Penulisan nama genus dan species epithet
mengikuti aturan bahasa Latin.
6.Nama yang telah sah tidak dapat ditolak hanya karena tidak disukai atau
karena kehilangan makna aslinya. Perubahan nama hanya dapat dilakukan
setelah dilakukan kajian taksonomi yang mendalam.
18 E-modul Taksonomi Tumbuhan

