Page 30 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 30
BAB V. BRYOPHYTA DAN
PEMANFAATANNYA DALAM BUDAYA
5.1 TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1.Menjelaskan struktur tubuh Bryophyta secara sistematis;
2.Menguraikan reproduksi dan siklus pergiliran keturunan Bryophyta;
3.Menjelaskan perbedaan antara Hepaticopsida, Anthocerotopsida, dan
Bryopsida;
4.Mengaitkan manfaat Bryophyta dengan konteks lokal masyarakat.
5.2 URAIAN MATERI
Lumut (Bryophyta) merupakan salah satu divisio tumbuhan darat yang
umumnya berwarna hijau dan berukuran kecil, bahkan sebagian hanya dapat
diamati dengan bantuan lensa. Ukuran tumbuhan Bryophyta hanya 10-20 cm
dan lebar 1-2 cm. Bryophyta dapat tumbuh pada berbagai substrat, seperti
batu, kayu gelondongan, pepohonan, dan di tanah. Tumbuhan ini tersebar luas
hampir di seluruh wilayah dunia, kecuali di dalam laut.
Gambar 5.1 Habitat Tumbuhan Bryophyta
Sumber: https://sl1nk.com/sQDxw)
Bryophyta memiliki sel-sel plastid yang mengandung klorofil a dan b
sehingga mampu melakukan fotosintesis dan bersifat autotrof. Bryophyta
termasuk ke dalam Kingdom Plantae, yaitu kelompok organisme eukariotik
multiseluler yang telah mengalami diferensiasi sel dan memiliki dinding sel
tersusun atas selulosa. Sebagian besar organisme dalam Kingdom Plantae
bersifat autotrof karena mampu menghasilkan makanan sendiri dengan
memanfaatkan energi cahaya matahari melalui proses fotosintesis.
21 E-modul Taksonomi Tumbuhan

