Page 32 - MAJALAH 67
P. 32
PENGAWASAN
HARGA BAHAN POKOK NAIK, DPR
AJUKAN HAK MENYATAKAN PENDAPAT
Belum usai Panitia Angket kenaikan harga BBM beban hidupnya. Kami berharap DPR
segera merespons usulan ini dengan
melaksanakan tugas penyelidikannya. sejumlah Anggota
cepat,” tutur Ario.
DPR yang merasa tidak puas terhadap penjelasan Presiden
Sementara Agus Hermanto (F-
terkait Kenaikan bahan Pokok, kemudian mengajukan Hak PD) menilai, permintaan interpelasi
Menyatakan Pendapat kenaikan kebutuhan pokok. kenaikan harga sembako hanya akal-
akalan menjelang Pemilu 2009.
“Ini akal-akalan saja karena
menjelang 2009. Biarkan
pemerintah menjalankan tugasnya,”
tandas Agus.
Banyaknya perdebatan akhirnya
pimpinan sidang mengadakan forum
lobi, dan akhirnya menerima usulan
interpelasi kenaikan harga bahan
pokok dan menolak usulan hak
angket kasus BLBI. Mengenai
kasus BLBI, forum lobi menyepakati
pembentukan tim pengawas.
Setelah disetujui, interpelasi
kenaikan harga bahan pokok dibawa
ke Badan Musyawarah (Bamus)
untuk mengagendakan pemanggilan
terhadap pemerintah.
“Soal usul interpelasi kebutuhan
pokok, seluruh fraksi dalam forum
lobi menyatakan setuju untuk
ebelumnya, perjuangan menginterupsi agar interpelasi kenaikan diteruskan menjadi hak interpelasi
interpelasi kenaikan bahan harga sembako segera dituntaskan DPR,” kata Wakil Ketua DPR
pokok didukung sekitar 130 dengan memanggil Presiden. Muhaimin Iskandar sambil mengetuk
S anggota DPR dari berbagai “Sebelum harga BBM dinaikkan, palu sidang saat itu.
fraksi dengan disertai beberapa kali lobi kita harus meminta penjelasan dari Rapat paripurna DPR dengan
di tingkat paripurna. Saat itu, Rapat Presiden. Kenapa harga BBM agenda pembacaan usul hak interpelasi
Paripurna mengagendakan dinaikkan sehingga membuat harga kenaikan harga sembako dan hak angket
pengambilan putusan atas usul sembako melonjak naik,” ujar Yuddi. BLB sempat diskors 10 menit. Hujan
interpelasi kebijakan antisipatif harga Interupsi yang sama juga interupsi membuat forum
bahan pokok dan usul hak angket disampaikan anggota FKB dari Komisi membutuhkan waktu untuk lobi-lobi.
Bantuan Likuiditas Bank Indonesia V Abdullah Azwar Anas yang meminta Sidang yang diskors 10 menit sejak
(BLBI), pada tanggal 10 Juni lalu. pimpinan DPR segera menggelar rapat pukul 11.30 WIB hingga pukul 12.00
Perdebatan saat Rapat Paripurna konsultasi kenaikan harga sembako, WIB belum juga dibuka kembali
sangat alot dan menegangkan, hingga yang sudah diputuskan di Bamus. karena banyaknya perdebatan terkait
rapat ditunda selama kurang lebih 10 Perwakilan pengusul hak angket inisiatif bahan pokok. Hingga
menit untuk melakukan lobi dengan BLBI Ario Widjanarko mendesak menjelang tengah hari pukul 1 siang
pimpinan Fraksi di DPR karena tidak kepada DPR segera memutuskan hari rapat dibuka kembali.
adanya titik temu terkait agenda Rapat interpelasi harga sembako ini Karena ketidakpuasan sebagian
Paripurna saat itu. secepatnya. besar pengusul interpelasi bahan pokok
Sebelumnya, angota Komisi I DPR “Persoalan akibat kenaikan sembako terhadap jawaban Presiden melalui
dari FPG Yuddi Chrisnandi membuat masyarakat semakin berat menterinya, yang menyalahkan
32 PARLEMENTARIA TH. XXXIX NO. 67

