Page 176 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 176
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
Ketertiban dan kerukunan di kalangan petani tidak dapat
diwujudkan secara parsial, melainkan harus melibatkan
banyak pihak terkait. Perspektifnya dapat saja berbeda,
tetapi tujuan masing-masing individu sama, yaitu keadilan,
kesejahteraan, dan harmoni sosial. Inilah fenomena yang
terjadi, ketika petugas kantor pertanahan dan para tokoh
petani serta pemerintah desa bekerjasama memajukan para
petani. Semangat ini pulalah yang selanjutnya memberi
kesempatan, bagi pelaksanaan transmisi nilai-nilai
pertanahan masa kini.
Ketika transmisi berlangsung memang ada gejala konflik
dan kerjasama yang berpotensi muncul, tetapi solidaritas
yang ada di kalangan petani berhasil meredam kehadiran
konflik, dan sebaliknya justru menghadirkan kerjasama.
Sarbini S.T. menjelaskan, bahwa kerukunan membuat petani
saling bekerjasama menggarap tanah dan meningkatkan
pendapatan, agar hidupnya semakin sejahtera. Oleh
karena itu, Pemerintah Desa Banjarpanjang mendukung
tindakan petani menjaga tanahnya, baik menjaga secara
fisik (memasang tanda batas) maupun secara hukum
(mensertipikatkan tanahnya). BAB III
Pemerintah Desa Banjarpanjang memberi dukungan
tindakan petani menjaga tanahnya, karena dapat mendukung
upaya pemerintah desa melakukan penataan pertanahan
agar tertib. Upaya pemerintah desa dimaksudkan agar
penguasaan dan pemilikan sarana produksi (berupa
tanah) dapat lebih adil (karena tertib), sehingga mampu
meningkatkan pendapatan petani dan membangun
harmoni sosial. Oleh karena itu, kekuasaan yang dimiliki
oleh pemerintah desa difokuskan pada upaya penataan
pertanahan. Dalam konteks ini, dapatlah dikatakan bahwa
156 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 157

