Page 94 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 94

Basis Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
                    mengeluarkan pengumuman.  Para petani  memperlihatkan
                    partisipasinya dengan cara  membantu  pemasangan dan
                    menjaga  pengumuman  tersebut,  agar dapat dilihat dan
                    dibaca oleh banyak orang.

                        Isi pengumuman  kantor pertanahan  merupakan
                    informasi  penting,  yang dihasilkan dari  berbagai disiplin
                    ilmu, seperti geodesi (obyek bidang tanah), hukum (subyek
                    bidang  tanah),  dan sosial  (relasi subyek-subyek  bidang
                    tanah). Masing-masing disiplin ilmu memberi kontribusinya,
                    agar terwujud pendaftaran tanah yang berkepastian hukum.
                    Pada dasarnya seluruh disiplin ilmu tersebut mampu saling
                    melengkapi,  dan  menyempurnakan  “kinerja”  pendaftaran
                    tanah.                                                       BAB II
                        Tetapi yang paling utama, menurut Sarbini, S.T. adalah
                    kesungguhan para petani membaca pengumuman, sehingga
                    mereka dapat memberi masukan bila ada kesalahan dalam
                    pengumuman  tersebut. Sarbini, S.T. menambahkan,
                    bahwa  pengumuman  hasil  pemberkasan  dan  pengukuran
                    dilaksanakan  di kantor  desa  selama 2 (dua) bulan.
                    Pernyataan dari Sarbini, S.T.  ini dikoreksi oleh staf Kantor
                    Pertanahan Kabupaten Magetan dengan mengatakan, bahwa
                    pengumuman  yang dipasang di  kantor desa dan  kantor
                    pertanahan, dilaksanakan selama 60 (enam puluh) hari.

                        Pengumuman  subyek dan obyek  pertanahan  selama
                    60  hari  di kantor  desa merupakan bentuk  penghormatan
                    kepada masyarakat  setempat. Hal ini  penting, karena
                    masyarakat setempat umumnya faham tentang subyek dan
                    obyek  pertanahan  di  wilayahnya. Pemahaman ini  mampu
                    membantu masyarakat  setempat melakukan koreksi
                    terhadap  pengumuman  subyek dan obyek  pertanahan.
                    Kemampuan yang dimiliki masyarakat setempat dikontruksi

 74                                     Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan    75
   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99