Page 97 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 97

Aristiono Nugroho dkk.
                    suatu desa. Saat itu terjadi interaksi antara petugas Kantor
                    Pertanahan  Kabupaten  Magetan  dengan para petani,  yang
                    sekaligus dapat  memberi  kesempatan pada petugas  kantor
                    pertanahan, untuk berupaya membangun kepercayaan para
                    petani kepadanya. Pada sisi lain, petani juga berkesempatan
                    untuk percaya  atau  tidak percaya  kepada petugas  kantor
                    pertanahan.  Kepercayaan  petani kepada  petugas  kantor
                    pertanahan juga meliputi  kepercayaan mereka  terhadap
                    motif petugas, saat melaksanakan PRONA di desanya.

                        Motif petugas  kantor pertanahan  harus  diketahui
                    oleh para petani,  agar para petani  tidak  berprasangka
                    negatif  atas  motif  tersebut.  Prasangka  perlu  dihindari,
                    untuk mencegah terjadinya kesenjangan semangat antara
                    petugas  kantor pertanahan  dengan para petani.  Bila
                    terjadi kesenjangan, ketika  petugas kantor  pertanahan
                    sangat bersemangat melaksanakan PRONA  di Desa
                    Banjarpanjang,  maka  petani  pemilik  tanah  justru  tidak
                    bersemangat. Selain itu, karena motif  petugas kantor
                    pertanahan tidak disosialisasikan dengan baik, maka akan
                    terbentuk segregasi (pemisahan), antara para petani yang
                    mendukung dengan yang tidak  mendukung pelaksanaan
                    PRONA di Desa Banjarpanjang.

                        Sebagaimana  biasanya, pada  saat petugas  kantor
                    pertanahan  berinteraksi  dengan petani,  para petugas  ini
                    berupaya agar para petani percaya padanya. Mereka (petugas
                    kantor pertanahan)  berupaya  agar para petani percaya
                    terhadap motifnya, untuk melaksanakan tugas berdasarkan
                    ketentuan  yang berlaku  agar bermanfaat bagi  petani.
                    Sementara  itu, para petani  berupaya untuk  membangun
                    rasa percaya  terhadap petugas  kantor pertanahan,  dengan
                    menyadari  bahwa  tindakan  dan perilaku petugas  kantor


      78                                                                                                                                                      79
   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102