Page 124 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 124

BAGIAN  II   103
                                                           Penganggaran

            kinerja  dan target capaian. Inilah yang  menjadi dasar  lahirnya
            klasifikasi anggaran yang kompleks sebagaimana diatur dalam PMK
            Nomor 102 Tahun 2018 tentang Klasifikasi Anggaran, yang menyusun
            penganggaran berdasarkan klasifikasi organisasi, fungsi, jenis belanja,
            sumber dana, serta pembiayaan. Klasifikasi ini tidak hanya berfungsi
            sebagai sistem kategorisasi fiskal, tetapi juga  sebagai alat kontrol
            substantif terhadap rasionalitas pengeluaran negara.
                Implementasi prinsip  money follow program  dan  performance-
            based budgeting  memiliki implikasi  strategis yang tidak  ringan.
            Kementerian/lembagadituntut  untuk memiliki kapasitasperencanaan
            yang adaptif, sistem pelaporan kinerja yang kredibel, serta mekanisme
            evaluasi yang berbasis data dan bukti (evidence-based policy making).
            Secara  kelembagaan,  ini  juga  menuntut  integrasi  sistem  informasi
            perencanaan dan penganggaran sebagaimana digariskan dalam Pasal
            2 huruf i PP No. 17 Tahun 2017, yang menyebut sistem informasi sebagai
            elemen penting dalam mewujudkan keterpaduan dan transparansi
            fiskal.

                Dengan demikian,  prinsip  money follow program  dan
            performance-based  budgeting  bukan  sekadar  kaidah  prosedural,
            tetapi merupakan representasi dari perubahan paradigmatik dalam
            manajemen  keuangan  negara.  Ia  menandai  pergeseran  dari  pola
            penganggaran birokratik menuju pola penganggaran strategis, dari
            orientasi serapan menuju orientasi  kinerja,  serta dari pendekatan
            sektoral menuju pendekatan lintas program dan lintas hasil. Dalam
            konteks pembangunan  nasional, prinsip-prinsip ini merupakan
            jawaban atas tantangan belanja negara yang lebih efektif, terukur, dan
            akuntabel di tengah keterbatasan fiskal dan meningkatnya tuntutan
            publik terhadap kinerja pemerintahan.

            1.4.  Keterkaitan antara Perencanaan dan Penganggaran Nasional
                Keterkaitan antara perencanaan dan penganggaran nasional
            merupakan elemen esensial dalam mewujudkan keselarasan antara
            visi strategis pembangunan dan alokasi sumber daya fiskal negara.
            Dalam kerangka sistem keuangan negara yang rasional dan akuntabel,
   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129