Page 130 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 130

BAB  II.

                     PENYUSUNAN RENCANA

                     KERJA DAN ANGGARAN
                     (RKA)








            Dalam sistem pengelolaan keuangan negara, penyusunan Rencana
            Kerja dan Anggaran (RKA) merupakan tahap penting yang
            menjembatani perencanaan pembangunan  dengan pelaksanaan
            fiskal secara konkret.  RKA bukan sekadar dokumen administratif,
            melainkan artefak kebijakan  fiskal  yang mengandung dimensi
            strategis,  legal,  dan operasional. Ia menjadi  instrumen artikulatif
            yang merepresentasikan keputusan-keputusan prioritas negara,
            penjabaran  target  kinerja  kementerian/lembaga,  serta  distribusi
            alokasi anggaran yang berbasis pada arah pembangunan nasional. Di
            sinilah letak pentingnya RKA sebagai dokumen perencanaan fiskal
            sektoral yang tidak hanya bersifat numerik, tetapi juga politis dan
            normatif, karena di dalamnya terkandung kehendak negara untuk
            menjawab kebutuhan  masyarakat secara terukur dan bertanggung
            jawab.

                Penyusunan RKA diatur dalam kerangka hukum yang kompleks
            dan saling terintegrasi. Dasar hukum utamanya adalah Peraturan
            Pemerintah Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyusunan Rencana
            Kerja dan Anggaran, yang menjabarkan tata cara penyusunan RKA
            Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) dan Rencana Kerja dan Anggaran
            Bendahara Umum Negara (RKA-BUN). PP ini menegaskan bahwa
            penyusunan RKA  harus dilakukan  berdasarkan  Rencana Strategis
            K/L,  Rencana  Kerja  Pemerintah  (RKP),  serta  pagu  indikatif  dan
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135