Page 154 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 154

BAGIAN  II   133
                                                           Penganggaran

            komponen,  dan  akun.  Penjabaran  struktur  ini  juga  mengacu  pada
            ketentuan bagan akun standar (BAS) dan regulasi terkait indikator
            kinerja anggaran.

                Secara sistematis,  program  merupakan  unit strategi dalam
            penganggaran yang menggambarkan arah kebijakan pembangunan
            jangka menengah suatu Kementerian/Lembaga.  Program  harus
            sinkron  dengan  sasaran strategis  sebagaimana termaktub  dalam
            dokumen perencanaan seperti RPJMN dan Renstra K/L. Ia menjadi
            lokus  dari outcome—hasil akhir yang diharapkan  dari intervensi
            pemerintah melalui alokasi anggaran. Dalam nomenklatur fiskal
            nasional, program menjadi payung dari berbagai kegiatan yang
            didesain untuk mencapai target yang ditetapkan.
                Kegiatan adalah penjabaran lebih lanjut dari program dan
            berfungsi sebagai satuan  pelaksana  yang bersifat  operasional.
            Kegiatan dilaksanakan oleh unit eselon I atau unit pelaksana teknis,
            dan secara langsung menghasilkan output, yaitu produk atau jasa
            yang dihasilkan sebagai hasil pelaksanaan kegiatan. Output memiliki
            indikator dan target yang terukur secara kuantitatif dan kualitatif.
            Dalam konteks penganggaran berbasis kinerja, output menjadi tolak
            ukur efektivitas penggunaan anggaran dan menjadi titik tumpu dalam
            evaluasi kinerja anggaran Kementerian/Lembaga.

                Berikutnya, untuk merinci struktur output secara fungsional dan
            teknis, digunakan klasifikasi yang lebih rinci yaitu KRO (Klasifikasi
            Rincian  Output) dan RO (Rincian Output). KRO merujuk pada
            struktur pengelompokan output berdasarkan elemen substantifnya
            yang lebih terfokus. Ia merupakan kategori yang membedakan jenis-
            jenis output dalam satu kegiatan yang memiliki ciri, karakteristik, atau
            fungsi tertentu. KRO didefinisikan secara nasional dan menjadi acuan
            dalam penyusunan RKA agar terdapat konsistensi dan standardisasi
            lintas Kementerian/Lembaga.
                Sementara  itu,  Rincian  Output  (RO)  adalah  subdivisi  dari
            KRO yang mengidentifikasi unsur teknis kegiatan lebih lanjut dan
            menjadi dasar dalam penyusunan perhitungan kebutuhan anggaran.
   149   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159