Page 32 - Tanah Hutan Rakyat
P. 32

Tanah Hutan Rakyat  19

              besaran sumberdaya, yang akhirnya mengakibatkan terjadinya
              kemiskinan yang masif. Suatu masyarakat akan tumbuh dan
              berkembang secara “sehat” bila kebutuhannya dapat dipenuhi
              serta  ketidaksetaraan  relasi sosial dan eksploitasi di  bidang
              ekonomi dapat dieliminasi.  Oleh karena itu, kemiskinan
              bukanlah fenomena  individual  melainkan fenomena
              struktural.  Kemiskinan  terjadi  karena  adanya ketidakadilan
              dan  ketimpangan  sosial  sebagai  akibat  tersumbatnya akses
              kelompok tertentu terhadap sumberdaya. Dengan demikian,

              strategi  penanggulangan kemiskinan haruslah bersifat
              institusional atau melembaga.
                  Dalam rangka mengatasi kemiskinan, H.S. Dillon (2002)
              menawarkan  pemberdayaan  masyarakat dengan  terlebih
              dahulu mengajak semua pihak memahami, bahwa kebijakan

              atau  program anti  kemiskinan akan dapat  berhasil  apabila
              kaum miskin menjadi  aktor  utama  dalam  perang melawan
              kemiskinan. Oleh karena itu,  untuk memberdayakan
              masyarakat miskin  dibutuhkan kepedulian, komitmen,
              kebijakan dan program yang tepat. Selain itu diperlukan juga
              sikap yang tidak memperlakukan orang miskin sebagai obyek,
              melainkan sebagai subyek. Sikap ini sesuai dengan pesan yang
              disampaikan Mubyarto (2002), bahwa  orang miskin bukan
              orang yang  tidak  memiliki  apa-apa  melainkan  orang yang

              memiliki sesuatu walaupun serba seadanya.
                  Beberapa  ahli  menyatakan,  bahwa  penanggulangan
              kemiskinan dapat dilakukan dengan cara, antara  lain:
              Pertama, pemberian bantuan kemiskinan, yaitu memberikan

              bantuan  secara langsung  kepada  orang miskin. Cara ini
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37