Page 142 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 142

Melacak Sejarah Pemikiran Agraria


                    “Coolie Budget Commission” dibentuk guna menyelidiki
               kondisi ekonomi sosial buruh perkebunan di Jawa tersebut. Pene-
               litian bertujuan untuk “memformulasikan dasar-dasar anggaran
               standar” yang hasilnya akan diserahkan kepada Direktur Urusan
               Hukum dan Ekonomi.
                   Penelitian sosiologis pada sejumlah perkebunan di Jawa
               Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat selama kurang lebih setahun
               itu berhasil diselesaikan pada 8 Desember 1941. Namun hasilnya
               tidak sempat dipublikasikan, karena dikhawatirkan akan disalah-
               gunakan untuk melakukan penyerangan terhadap sistem admi-
               nistrasi Kolonial.
                   Sebelum riset itu dilakukan, belum pernah ada penelitian
               utama tentang berbagai persoalan tenaga kerja-buruh, bahkan
               untuk kawasan Asia Tenggara. Penelitian itu dilatarbelakangi
               bencana yang menimpa perekonomian dunia, yang juga tidak
               terelakkan menimpa Hindia Belanda. Harga produk pertanian
               Indonesia menurun tajam selama depresi sehingga mempenga-
               ruhi turunnya upah buruh. Guna merespons devaluasi mata uang
               gulden Belanda disamping persiapan pra-perang, pada tahun
               1937 harga-harga dinaikkan. Anehnya upah buruh justru tidak
               dinaikkan dan jauh tertinggal. Padahal pemerintah telah meng-
               himbau para pemilik perusahaan perkebunan agar menaikkan u-
               pah.
                   Komisi penyelidikan beranggotakan 3 pegawai sipil senior, 2
               perwakilan perusahaan perkebunan, namun anehnya tidak seo-
               rangpun juru bicara yang mewakili kepentingan buruh. Komisi
               dalam riset lapangannya dibantu oleh staf ahli pertanian, inspek-
               tur tenaga kerja, dan lainnya yang bertugas mengawasi pengum-
               pulan data yang dilakukan oleh tenaga yang direkrut dari admi-
               nistrator lokal. Biro pusat statistik pemerintah di Jakarta ikut
               terlibat dalam penyelidikan. 18


                   18  Lihat analisa ringkas atas laporan tersebut dalam W. F. Wertheim, “The
               Coolie Budget Report”, Pacific Affair, Vol. 26, No. 2. (Juni, 1953), hal. 159-164.
               Analisa mendalam dengan disertai tabel-tabel disajikan dalam W. F. Wertheim,
               Masyarakat Indonesia dalam Transisi: Kajian Perubahan Sosial (Yogyakarta: Tiara
               Wacana, 1999), hal. 20.
                                                                        89
   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147