Page 164 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 164

Melacak Sejarah Pemikiran Agraria


               redaksi Wahjoeddin Widjaja, dan para redaksi di antaranya
               adalah Mr. Soedarso, Mr. Soemardjo Hadiwignjo, Mr. Sarwono,
               Mr. Kaharkoesman, Mr. Pandam Goeritno, dan Marjanto. 63
                   Berbagai   kajian  lapangannya   sangat   kaya,  bahkan
               menghasilkan monografi daerah (desa dan dukuh). Dari kurang
               lebih 30 kajian, 2/3 adalah Jawa, selebihnya Sulawesi   (2),
               Sumatera (3), Kalimantan (1), dan Bali (3). Berbagai soal terkait
               pedesaan dikaji dalam berbagai segi, seperti pertaniannya, kehi-
               dupan ekonomi, struktur kelas, kepemimpinan dan pemerin-
               tahan desa, kepercayaan masyarakat, tingkat hidup penduduk,
               susunan kekerabatan, dan lain-lain. 64
                   Penelitian-penelitian lapangannya  menunjukkan   banyak
               contoh stratifikasi sosial berdasar ketimpangan penguasaan tanah
               daripada berbagi kemiskinan. 65  Sebagai contoh adalah penelitian
               Soemarjo Hadiwignjo, “Disguised Unemployment dan Beberapa
               Aspek Sosial di dukuh Karangmodjo, Kalasan”. 66  Penelitian ini
               dilakukan dari bulan Desember 1958 hingga Januari 1959.
               Dalam    menitikberatkan   soal  pengangguran    terselubung,
               penelitian ini mengaitkannya dengan faktor kepemilikan tanah.
               Dari situ terlihat siapa yang melakukan pekerjaan tambahan di
               luar pertanian, siapa yang bertani, dan siapa yang menjadi buruh
               tani. Cara mengetahui siapa yang menguasai tanah saat itu mula-
               mula dilacak melalui “letter C” di kantor kelurahan yang telah
               dibuat sejak tahun 1935, ditambah dengan beberapa wawancara.
                   Sosiografi Indonesia adalah majalah yang dibentuk oleh
               Panitya Social Research Universitas Gadjah Mada. Panitia ini di-
               bentuk tahun 1951, dipersiapkan dalam rangka kerjasama de-
               ngan tim lapangan dari Massachusetts Institute of Technology
               (MIT). Tim yang terakhir ini dipimpin oleh Rufus Hendon de-
               ngan beranggotakan 7 calon Ph.D Universitas Harvard: Clifford



                   63  Lihat dalam halaman kulit Jurnal Sosiografi dan Hukum Adat, Yogyakarta,
               Pembina Hukum Adat, Tahun III, No. 1 & 2, 1961.
                   64  Kampto Utomo, op.cit., hal. 269.
                   65  Ben White, op.cit., hal. 116.
                   66  Jurnal Sosiografi dan Hukum Adat, op.cit., hal 21.
                                                                        111
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169