Page 169 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 169

Ahmad Nashih Luthfi


               miskin), penelitian ini lebih berorientasi pada pengorganisasian
               gerakan tani. Hal itu tercermin juga dalam semboyannya, “perhe-
               bat pengintegrasian dengan penelitian”. 78  Penelitian yang meng-
               ambil lokasi di 27 kecamatan dalam 16 kabupaten di Jawa Barat
               itu, telah membuat klasifikasi lokasi penelitian dengan cara mem-
               baginya berdasar persentase keanggotaannya dalam BTI. Meski
               menghasilkan rumusan ideologis tentang “tujuh setan desa”, su-
               atu identifikasi yang sangat beresiko konfliktual, penelitian itu
               dinilai “realistis dan akurat untuk periode itu”. 79
                   Selain yang telah diuraikan di atas, satu nama dan kajian
               yang dilupakan baik oleh Kampto Utomo dan Ben White adalah
               Moch. Tauchid dengan karyanya Masalah Agraria sebagai Masalah
               Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat Indonesia. 80  Dilupakannya
               karya ini cukup mengherankan, mengingat demikian kaya dan
               luasnya kajian ini, mengenai bagaimana sepak terjang rezim
               kolonial hingga tahun 1950-an melahirkan berbagai kebijakan
               dan politik agraria yang justru berdampak menyengsarakan nasib
               kaum tani.

               9. Moch. Tauchid: Masalah agraria adalah soal hidup dan
                  penghidupan manusia
                   Dalam buku berjudul Masalah Agraria sebagai Masalah
               Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat Indonesia, Moch. Tauchid
               mengurai berbagai persoalan agraria sejak periode kolonial hingga
               tahun 1950-an. Karyanya dapat dikatakan bersifat ensiklopedis.
               Di dalam penutup bukunya, disajikan filosofi, perspektif, dan
               anjuran memajukan kaum tani Indonesia. 81



                   78  Aidit, D. N., Kaum Tani Mengganjang Setan-setan Desa: Laporan Singkat
               tentang Hasil Riset Mengenai Keadaan Kaum Tani dan Gerakan Tani Djawa Barat,
               (Jakarta: Yayasan Pembaruan, 1964), hal. 9.
                   79  Ben White, op.cit., hal. 118.
                   80  Moch. Tauchid, Masalah Agraria sebagai Masalah Penghidupan dan Kemak-
               muran Rakyat Indonesia (Djakarta: Tjakrawala, 1952 dan 1953).
                   81  Moch. Tauchid, Masalah Agraria sebagai Masalah Penghidupan dan Kemak-
               muran Rakyat Indonesia (Yogyakarta: STPN dan Pewarta, 2009 [cetakan ke-tiga]),
               hal. 451.
               116
   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174