Page 173 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 173
Ahmad Nashih Luthfi
hal ini BTI) yang membentuk struktur pemerintahan resmi (di
Yogyakarta saat itu).
Pada saat menjadi badan pekerja DPR DI Yogyakarta
mewakili BTI, Moch. Tauchid, pada September 1946, meng-
ajukan usul penghapusan hak konversi atas tanah-tanah yang
dikuasai oleh pemilik asing di wilayah vorstenlanden. Mosi itu
disertai gagasan agar penanaman tebu selanjutnya dikerjakan
oleh rakyat dengan cara “opkoop riet” (borongan) melalui ber-
koperasi. Saat itu memang sudah dibentuk koperasi-koperasi rak-
yat di tingkat kelurahan. Tetapi usul itu ditolak oleh wakil golo-
ngan buruh yang merasa dampaknya akan merugikan mereka. 91
Dalam perkembangannya, hak konversi di Yogyakarta dihapus-
kan pada tahun 1948 berdasarkan UU Darurat No. 13/1948. 92
Sebagai organisasi, BTI menjadikan semangat anti imperia-
lisme dan feodalisme sebagai prinsip dasar dan metode perju-
angannya yang diwujudkan dengan cara perjuangan revolusioner.
Selain itu BTI juga melakukan perjuangan berdasar pertentangan
kelas. Uniknya, usaha yang dilakukan dalam mewujudkan tujuan
menuju masyarakat sosialis adalah dengan cara pertanian kolektif
dan modern. 93
Prinsip kolektif dan modern tidaklah sederhana. Dua hal ini
sangat mempengaruhi sejarah BTI. Dua prinsip ini terkait
dengan orientasi politik dan pengorganisasian para pemim-
pinnya. Saat itu, prinsip terhadap kepemilikan tanah ditanggapi
secara berbeda-beda. Kalangan komunis yang telah memiliki
Rukun Tani Indonesia (RTI) memegang prinsip kepemilikan
91 Moch. Tauchid, op.cit., hal. 88.
92 Selo Soemardjan, “Land Reform di Indonesia”, dalam Sediono M.P.
Tjondronegoro dan Gunawan Wiradi (Ed.), Dua Abad Penguasaan Tanah: Pola
Penguasaan Tanah Pertanian di Jawa dari Masa ke Masa (Jakarta: Yayasan Obor
Indonesia, 2008 [edisi revisi]), hal. 124-125.
93 Badan Usaha Penerbit Almanak Pertanian, Almanak Pertanian 1954,
Jakarta, 1954, hal. 134. Almanak tahun 1954 ini keliru menyebut prinsip kolektif
BTI, sebab setahun sebelumnya, dengan terjadinya fusi BTI telah memegang
prinsip kepemilikan pribadi.
120

