Page 175 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 175
Ahmad Nashih Luthfi
namun juga karena memiliki perbedaan prinsip terhadap konsep
kepemilikan tanah. 98 Pada tahun itu pula, tepatnya tanggal 17
September 1953, ia kemudian mendirikan dan mengetuai Gera-
kan Tani Indonesia (GTI). 99
Di GTI Moch. Tauchid semakin mengerucutkan gagasan-
gagasan keberadaan organisasi tani sebagai wadah gerakan dan
pendidikan. Mencermati pasal-pasal dalam azas dan tujuan
organisasinya, GTI terlihat lebih berorientasi pendidikan kader.
Rumusan-rumusannya juga terlihat lebih kompleks menem-
patkan ranah perjuangan petani; sebagai produsen, golongan
sosial, kelompok politik dan ekonomi, dengan perjuangan
perbaikan kehidupan tani melalui cara produksi modern dan po-
litik agraria yang membebaskan. 100 Rumusan yang jauh lebih
kaya dibanding dengan BTI di awal. Keanggotaan GTI terlihat
kuat di mana basis PSI-nya juga kuat. 101
Bukunya yang berjudul Masalah Agraria ditulis di Bogor
ketika ia menjadi anggota DPR-S. Semula buku itu disiapkan
untuk kongres BTI tahun 1953. Namun perpecahan di tubuh
BTI telah tampak pada tahun sebelumnya, sehingga buku itu
diterbitkannya sendiri menggunakan nama penerbit Tjakrawa-
la. 102
jarakan. Dalam peristiwa ini banyak anggota BTI yang dinyatakan terlibat. Moch.
Hatta membelanya dan membuat surat pernyataan yang menjelaskan bahwa ia
bukan anggota PKI. Meski demikian pemimpin militer saat itu, Gatot Subroto
tidak mengindahkannya. Tauchid baru keluar dari penjara ketika Yogyarakta
mengalami Clash II. Pintu penjara politik dibuka dan tahanannya dikeluarkan
oleh rakyat saat Belanda memasuki kota. Wawancara dengan Imam Yudotomo,
Yogyakarta, 16 Agustus 2009.
98 Menurut versi Moch. Tauchid, ia sebenarnya tidak dipecat dari BTI,
namun keluar terlebih dahulu sebelum resmi disingkirkan. Ia menuntut agar RTI
melakukan “tobat” terlebih dahulu atas keyakinan “kepemilikan kolektifnya”.
Wawancara dengan Imam Yudotomo, op.cit.
99 Badan Usaha Penerbit Almanak Pertanian, Almanak Pertanian 1954,
Jakarta, 1954, hal. 146. GTI bersekretariat di Jl. Merdeka No. 71, Bogor.
100 Simak, Ibid., hal. 147.
101 Wawancara dengan Imam Yudotomo, Yogyakarta, 16 Agustus 2009.
102 Ibid.
122

