Page 180 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 180

Bab V

                                Prof. Dr. Ir. Sajogyo,
                       Peletak Dasar Sosiologi Pedesaan
                                        Indonesia








                              “If you want to understand what a science is, you should look
                                    in the first instance not at its theories or findings . . .
                                      you should look at what the practitioners of it do”. 1





               K    utipan dari Clifford Geertz di atas bermakna, bahwa untuk
                    memahami status science sosiologi pedesaan di Indonesia,
               pertama-tama bukan dengan melihat temuan-temuan teoretik-
               nya, namun juga harus melihat apa yang dilakukan oleh para
               praktisinya terhadap ilmu tersebut. Dengan kata lain, bukan se-
               mata-mata ilmuwannya, namun pengguna(an) ilmu tersebut.
                   Geertz telah mengembangkan etnografi para ilmuwan,
               dengan menempatkan mereka sebagai sasaran yang diteliti. Ka-
               renanya, untuk memahami “bangunan macam apa” ilmu sosio-
               logi pedesaan itu yang telah dikembangkan di Indonesia dibutuh-
               kan pengetahuan terkait apa yang telah dilakukan ilmuwan sosio-
               logi pedesaan.




                   1  Clifford Geertz, The Interpretation of Culture, dikutip dari Leonard Krimer-
               man, “Participatory Action Research Should Social Inquiry Be Conducted Demo-
               cratically?”, Philosophy of the Social Sciences, Vol. 31, No. 1, Maret 2001, hal. 60.
                                            127
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185