Page 161 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 161

Ahmad Nashih Luthfi



                         Tabel 10. Daftar Tanah yang telah Dibagikan
                  dalam Landreform Tahap pertama di Jawa dan Sunda Kecil 60
                 Kategori   Luas tanah    Jumlah    Luas tanah    Jumlah
                  tanah      garapan      pemilik   dibagikan    penerima
                               (ha)       tanah
                Tanah          112.524       8.967      65.132     100.477
                kelebihan
                Tanah           22.084      18.421       8.610      29.324
                absentee
                Tanah           73.566                  73.566      79.850
                kerajaan
                Tanah          147.344                 147.192     383.301
                negara

                Total          355.518     27.388     294.500     592.958


               2.  Kajian Anwas Adiwilaga
                   Riset tentang kepemilikan tanah dan hubungan antara
               petani miskin dan petani kaya di Jawa Barat dilakukan oleh An-
               was Adiwilaga (1954). Riset ini merupakan kelanjutan dari pene-
               litian yang pernah dilakukannya bersama dengan H. Ten Dam di
               Cibodas. Namun ia mengambil di lokasi lain, yaitu Tjipalago,
               Bandung.
                   Anwas Adiwilaga adalah seorang ekonom. Namun, dengan
               melihat aspek penguasaan tanah yang ada di lokasi tersebut, ia
               mampu menjelaskan diferensiasi yang terpampang nyata. Ia
               kemudian dikenal sebagai guru besar perintis sosiologi pedesaan
               di Universitas Padjadjaran, Bandung. Anwas Adiwilaga pernah
               menyertai W. F. Wertheim sewaktu melakukan revisit ke
               Cibodas. Wertheim mengenang,


                   “Tahun 1957, ketika saya menjadi dosen tamu di Fakultas
                   Pertanian IPB untuk mengajar sosiologi pedesaan menggantikan
                   ten Dam yang harus kembali ke Belanda, saya mengunjungi

                   60  Tanah bagi Yang Tak Bertanah: Landreform pada Masa Demokrasi Terpimpin,
               1960-1965, (Bogor: Kepal Press dan STPN, 2009), hal. 73.

               108
   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166