Page 321 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 321

yang sempat tertutup rapat. Aku sudah mengetahui alasan di balik

          sikap dingin dan kejam Farras malam itu.

               Ternyata,  di  balik  topeng  tak  pedulinya,  perasaannya  pun
          sama hancurnya denganku. Ia bersikap sekasar itu bukan karena

          ia tidak lagi memiliki hati, melainkan karena ia sedang dihantam
          badai cobaan hidup yang bertubi-tubi. Ia ditekan dari segala arah,

          memikul  beban  berat  yang  hanya  bisa  ia  pendam  seorang  diri

          dalam kesunyian.
               Semua kebenaran itu akhirnya terkuak, terbentang dengan

          jelas  tepat  setelah  aku  memasrahkan  seluruh  takdirku  dan

          bersujud  dalam  hamparan  doa  istikharah.  Semesta  punya  cara
          sendiri untuk memberi tahu bahwa terkadang, perpisahan yang

          paling menyakitkan pun terjadi untuk menyelamatkan dua jiwa

          yang sedang sama-sama lelah.

















                                                                        321
   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325   326