Page 18 - Renungan El Bethel - September 2022
P. 18

!
                      U
                            I
                              LD
                BUILD!
                B


                Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah
                diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
                1 Korintus 3:11


                Bacaan: 1 Korintus 3:10-15


                        u

                        uhan  sudah meletakkan dasar di kehidupan kita. Bahkan Ia sendiri yang menjadi dasar
                          han
                        kehidupan kita. Entah itu dalam panggilan kita, keluarga kita, ministry kita, dan lain-lain.
                TTidak berhenti di sana, selanjutnya adalah tugas kita untuk melanjutkan pembangunan.
                Tuhan rindu kita memperhatikan sesuatu, adalah suatu keharusan untuk kita memperhatikan
                “bagaimana kita harus membangun di atasnya” (ayat 10).
                “.. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.”


                Tanpa kita sadari, sebenarnya setiap saat dalam hidup kita adalah kesempatan untuk membangun.
                Hal-hal  yang  kita  hadapi,  entah  itu  tantangan  iman  ataupun  kasih  karunia  melayani  adalah

                bagian dari membangun hidup. Tergantung kita mau membangunnya dengan apa? Disebutkan
                di ayat 12, dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami? Dengan apa kita
                membangunnya? Itu tergantung kita. Pilihan kita. Kelak pekerjaan setiap orang akan diuji dengan
                api. Yang kita tahu, emas jika diuji dengan api akan memunculkan kemurniannya. Semakin diuji,
                semakin murni. Sedangkan rumput kering atau jerami ketika dibakar dengan api akan hilang dan
                menjadi abu.


                Mau dengan apa kita akan membangun hidup, panggilan dan ministry kita? Apakah kita akan
                sia-siakan dasar yang sudah Tuhan letakkan dengan membangunnya asal-asalan? Atau kita akan
                selesaikan bersama Tuhan menjadi sebuah bangunan yang sesuai dengan kehendak-Nya?



                PERENUNGAN
                Tuhan sudah  meletakkan dasarnya yaitu diriNya sendiri, sudahkah kita melanjutkan
                membangunnya? Dengan apakah kita membangun di atasnya? Dengan emas, perak, batu
                permata, kayu, rumput kering atau jerami? Sudahkah kita membangunnya dengan yang terbaik
                dari yang kita miliki?


                DOA
                “Tuhan  kuatkan  kami  untuk  terus  membangun  kehidupan  kasih  karunia-Mu  ini  dengan  yang
                terbaik yang kami miliki. Kami rindu semakin hidup kami diuji, yang muncul adalah kemurnian

                dan bukan hanya hilang menjadi abu. Tuhan bimbing kami. Amin.”


                (Dinar)                                                                                                                                       JUMAT







                                                                                                                                                              JUMAT




















                                                                                                                                                               16 SEPTEMBER 202
                                                                                                                                                               2
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23