Page 52 - Linguistik Forensik
P. 52
4) Menghubungkan dengan teori linguistik tertentu untuk memberi
penjelasan atas fakta bahasa itu.
3. Analisis Data dengan Tujuan Mengeksplanasi Cara Tindak
Kejahatan Dilakukan
Untuk mengukur apakah tindak kejahatan verbal yang
dilakukan pelaku merupakan sesuatu yang disengaja, terencana, atau
dengan kata lain, dilakukan dengan niat, maka ada beberapa tuntunan
yang dapat digunakan. Tuntunan-tuntunan tersebut adalah:
1) Satuan bahasa yang diduga menjadi tempat munculnya tindak
kejahatan itu haruslah berupa satuan teks yang memiliki struktur
berpikir/struktur teks yang lengkap, misalnya teks pidato dengan
struktur: salam pembuka, salam penghormatan, isi, salam penutup
atau teks eksplanasi dengan struktur berpikir: pernyataan umum
dan penjelasan dan lain-lain., lihat bab II;
2) Satuan bahasa sebagai pengisi struktur teks terdistribusi dengan
baik sesuai struktur berpikir teks;
3) Teks yang menjadi tempat ditemukan unsur kebahasaan yang
mengandung makna tindak kejahatan itu haruslah merupakan
teks yang diciptakan sendiri oleh pelaku, bukan teks yang
diciptakan bersama pelaku dengan mitra komunikasi atau hasil
dialog antara pelaku dengan sasaran/peserta;
4) Apabila satuan bahasa yang mengandung makna tindak kejahatan
itu terdapat pada gagasan penjelas dan/atau gagasan utama, maka
satuan itu bersama satuan lain yang menjadi gagasan penjelas
dan/ atau gagasan utama lainnya dapat dihubungkan pada
sebuah gagasan inti atau sentral teks. Hal ini dimaksudkan untuk
44