Page 55 - Linguistik Forensik
P. 55
penjelasan), sehingga mengungkapkan suatu struktur teks terpadu
yang memiliki pesan yang saling menopang secara logis,
5. Mulailah mengidentifikasi satuan bahasa yang menjadi tempat
ditemukan pesan yang mengandung unsur tindak kejahatan,
6. Analisis satuan bahasa yang menjadi tempat terdapatnya pesan
yang mengandung unsur tindak kejahatan itu sesuai dengan
hierarki linguistik satuan itu,
7. Identifikasi satuan kebahasaan lain yang mengandung unsur
gagasan yang relatif sama dengan satuan kebahasaan yang
mengandung gagasan pidana untuk dicari replikasinya berupa
pengulangan bentuk, anafora, katafora atau pengulangan semantik,
8. Jelaskan satuan bahasa yang mengandung makna unsur tindak
kejahatan dalam bentuk pengulangan itu semacam replikasi dalam
konsep DNA, yaitu salinan untaian DNA yang sama dengan
untaian asal berdasarkan salinan yang menyimpang, misalnya
untaian asal ACGT menjadi TGCA dalam salinan, maka untaian
salinan ini akan ditranskripsikan kembali menjadi ACGT dalam
salinan yang berasal dari salinan,
9. Hubungkanlah gagasan antara satuan bahasa yang mengandung
unsur gagasan kriminal dengan gagasan dalam satuan bahasa lain
di seluruh teks untuk menemukan argumentasi logis yang
membuktikan adanya gagasan tersebut dalam proses pembentukan
gagasan keseluruhan teks.,
10. Identifikasi pula satuan-satuan bahasa yang mengandung gagasan-
gagasan yang dimunculkan untuk mengeliminasi/mengaburkan
gagasan yang mengandung unsur tindak kejahatan,
47