Page 77 - Buku Pengayaan Kimia Elektronik Etnosains
P. 77

Ilmu Kimia dalam Mie Lethek


           nnnnnMie lethek merupakan makanan tradisional khas Yogyakarta
           yang terbuat dari bahan dasar tepung tapioka dan gaplek. Tepung
           tapioka merupakan tepung yang berasal dari singkong sedangkan

           gaplek  merupakan  bahan  makanan  setengah  jadi  yang  berasal
           dari singkong yang dikeringkan. Singkong dapat dijadikan alternatif
           dalam  mengurangi  tepung  terigu.  Singkong  sendiri  memiliki
           kandungan  nutrisi  yang  cukup  tinggi  seperti  protein,  lemak,  serat,

           vitamin B, vitamin K, dan mineral.
           nnnnnPembuatan  olahan  mie  lethek  khas  Yogyakarta  dapat
           dikaitkan dengan ilmu kimia termasuk ke dalam pembuatan koloid
           cara dispersi yaitu saat memasak mie kering yang berbahan dasar

           tepung  tapioka  dengan  air.  Setelah  mie  lethek  kering  dan  air
           dipanaskan di atas api, mie berubah tekstur menjadi kenyal . Dalam
           proses  ini,  terjadi  reaksi  hidrolisis  ketika  mie  berbahan  tepung
           tapioka  bercampur  dengan  air  sehingga  ukuran  tepung  tapioka

           mengecil menjadi ukuran koloid. Pada proses pemasakan mie, sifat
           koloid  koagulasi  juga  terlibat  karena  saat  dipanaskan  mie
           mengalami gelatinisasi




                                                                         Kolom Review


               Ada  2  cara  pembuatan  koloid  yaitu  cara  dispersi  dan  cara
               kondensasi.  Cara  dispersi  merupakan  pembuatan  koloid
               dengan      cara     menghaluskan         partikel-partikel     suspensi,
               menjadi  partikel-partikel  koloid.  Pembuatan  dengan  cara
               dispersi terdiri dari tiga jenis yaitu mekanik, busur bredig, dan

               peptisasi.  Cara  kondensasi  merupakan  pembuatan  koloid
               dengan  cara  menggumpalkan  partikel-partikel  larutan
               menjadi  partikel  yang  berukuran  koloid.  Cara  ini  dapat

               dilakukan  dengan  reaksi-reaksi  kimia  seperti  reaksi  redoks,
               hidrolisis, dan pertukaran ion.







                                                    66
   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82