Page 180 - FTHP_BUKU AJAR
P. 180
Buku Ajar
Madura, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sulawesi Selatan. Kacang hijau
merupakan sumber gizi yang baik bagi balita dan manula karena
mengandung vitamin B1 cukup tinggi (150-400 i.u.) dan vitamin A
(9 i.u.}. Kecambah kacang hijau kaya akan vitamin E (tokoferol) yang
berfungsi untuk mencegah penuaan dini, kanker, penyakit degeneratif
lain serta meningkatkan fertilitas pasangan suami istri. Kandungan
protein kacang hijau mencapai 24%, dengan kandungan asam amino
esensial seperti isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin,
triptofan, dan valin. Kacang hijau mengandung karbohidrat sekitar
58%. Tepung kacang hijau merupakan bahan makanan bayi atau orang
dewasa. dapat dibuat sebagai tepung bahan berbagai bentuk makanan
bayi sampai orang dewasa. Pati kacang hijau terdiri dari amilosa
28,8%, dan amilopektin 71,2%.
Kacang hijau banyak diberikan sebagai obat kepada penderita penyakit
beri-beri, karena mengandung vitamin B1 yang tinggi. Kacang hijau
juga banyak dimanfaatkan sebagai panganan seperti rempeyek kacang
hijau, atau sebagai bubur kacang hijau yang dicampur dengan jane dan
santan kelapa. Selain itu kacang hijau juga digunakan untuk membuat
tauge kacang hijau sebagai campuran dalam gado-gado.
Kacang Tunggak
Kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) diperkirakan berasal dari
Afrika Barat. Kacang tunggak memiliki kandungan protein sekitar
25%, toleran terhadap kekeringan dan seperti tanaman legume lainnya
mampu mengikat nitrogen dari udara. Dalam bentuk segar, daun
kacang tunggak dan polong muda dapat dikonsumsi sebagai sayuran,
sedangkan biji dikonsumsi sebagai makanan kecil maupun lauk utama.
Plasma nutfah kacang tunggak yang dimiiiki BB-Biogen sebanyak 110
aksesi dengan rata-rata hasil biji sekitar 250 kg/ha.
160 Siti Asmaniyah Mardiyani

