Page 51 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 51
F. Redefinisi Komunikasi di Lingkungan
Puskesmas
Komunikasi transformasional di layanan primer
harus mampu menembus batas-batas formalitas
birokrasi. Hal ini dapat diwujudkan melalui tiga
strategi praktis:
1. Rapat Tim Berbasis Refleksi: Alih-alih hanya
mengevaluasi capaian angka (misalnya:
"Berapa persen target TBC bulan ini?"), rapat
transformasional berorientasi pada visi dan
pembelajaran (misalnya: "Kendala apa yang
membuat warga enggan memeriksakan diri, dan
apa yang bisa kita pelajari untuk memperbaiki
layanan bulan depan?").
2. Umpan Balik Dua Arah (Dialogue over
Monologue): Pemimpin transformasional tidak
hanya memberi instruksi, tetapi menciptakan
ruang bagi staf untuk memberikan masukan
balik. Menurut Avolio & Bass (2004), umpan
balik yang konstruktif dan partisipatif adalah
bahan bakar bagi pertumbuhan profesional staf.
3. Transparansi Keputusan: Ketidakpastian
informasi sering kali memicu rumor dan
ketegangan di Puskesmas. Transparansi dalam
pembagian tugas dan pengelolaan program
membangun rasa adil dan kepemilikan tim
terhadap hasil akhir.
48

