Page 53 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 53

komunikasi      dan      kreativitas.    Pemimpin
                    transformasional   dituntut   untuk   secara   aktif
                    menciptakan  "ruang  dialog  ketiga"  sebuah  ruang
                    formal  namun  inklusif,  di  mana  setiap  suara  dari
                    perawat  hingga  tenaga  administrasi  didengarkan
                    tanpa rasa takut.

                    Dengan menciptakan ruang dialog yang terstruktur,
                    pemimpin  dapat  menyerap  aspirasi  dari  level  akar
                    rumput  (staf  lapangan),  yang  sering  kali  memiliki
                    solusi  paling  realistis  untuk  masalah-masalah
                    operasional di tingkat desa.

                       "Kesalahan  terbesar  seorang  pemimpin
                       adalah  merasa  komunikasinya  sudah
                       efektif  hanya  karena  staf  tidak  pernah

                       mendebatnya.  Diamnya  staf  sering  kali
                       bukan  tanda  setuju,  melainkan  tanda
                       hilangnya  'Psychological  Safety'  di  tim
                       Anda."


               I.  Manajemen  Konflik  dan  Pengambilan
                    Keputusan Kolektif

                    Dalam  ekosistem  tim  interprofesional  Puskesmas,
                    konflik  bukanlah  sebuah  anomali,  melainkan
                    konsekuensi  logis  dari  interaksi  berbagai  latar
                    belakang  keilmuan.  Perbedaan  perspektif  antara
                    dokter  (klinis),  bidan  (komunitas),  dan  tenaga
                    kesehatan  lingkungan  (preventif)  sering  kali
                    menciptakan ketegangan. Namun, dalam kerangka


                                                                    50
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58