Page 247 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 247
dihargai dalam proses belajar, karena setiap pertanyaan mereka
mendapat tanggapan langsung yang relevan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa
terhadap chatbot “CEMARA” sangat positif, karena media ini dianggap
mudah digunakan, menarik, dan efektif dalam membantu pemahaman
konsep sains. Chatbot ini berpotensi menjadi inovasi edukatif yang
memperkaya pengalaman belajar sekaligus meningkatkan keterlibatan
dan kepuasan siswa dalam pembelajaran sains berbasis digital.
Gambar 3. Persepsi Siswa per Aspek Kelas Eksperimen dan Kontrol
Gambar di atas memperlihatkan hasil perbandingan rata-rata skor
empat aspek utama pembelajaran menggunakan chatbot “CEMARA”
antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Secara keseluruhan, terlihat
bahwa seluruh aspek pada kelas eksperimen memperoleh skor lebih
tinggi dibandingkan kelas kontrol, menandakan adanya pengaruh positif
dari penggunaan chatbot terhadap pengalaman belajar siswa.
Aspek kemudahan penggunaan chatbot menunjukkan rata-rata
skor tertinggi pada kelas eksperimen (≈4,25) dibandingkan kelas kontrol
(≈3,90). Hal ini menegaskan bahwa chatbot “CEMARA” dianggap mudah
dioperasikan dan mampu membantu siswa memahami instruksi
pembelajaran dengan lebih efisien. Temuan ini sejalan dengan konsep
perceived ease of use dalam Technology Acceptance Model (Davis, 1989)
28

