Page 243 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 243

4.2.1 Merancang chatbot “CEMARA” sebagai media pembelajaran
                               sains interaktif
                               Perancangan      chatbot     pembelajaran      “CEMARA”       dilakukan
                        berdasarkan hasil studi pustaka terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan
                        buatan (AI) dalam pendidikan. Menurut Mayer (2014), media interaktif
                        yang mengintegrasikan prinsip multimedia learning mampu meningkatkan
                        pemahaman konsep dan retensi informasi siswa. Chatbot “CEMARA”
                        dirancang sebagai media berbasis teks dan suara yang menyediakan
                        respons otomatis terhadap pertanyaan siswa, sehingga menciptakan
                        interaksi dua arah layaknya percakapan dengan guru.
                               Berdasarkan     teori   Constructivism    Learning    (Piaget,   1970),
                        pembelajaran yang efektif terjadi ketika siswa aktif membangun
                        pengetahuan melalui pengalaman dan eksplorasi. Oleh karena itu, desain
                        chatbot “CEMARA” menekankan pada pemberian umpan balik langsung,
                        bimbingan kontekstual, serta integrasi materi sains yang disusun secara
                        bertingkat sesuai tingkat kesulitan.
                               Selain itu, merujuk pada penelitian oleh Kholiq dan Lestari (2021),
                        penggunaan chatbot edukatif terbukti meningkatkan motivasi dan
                        kemandirian belajar siswa karena sifatnya yang responsif dan dapat
                        diakses kapan pun. Dengan demikian, pengembangan chatbot “CEMARA”
                        sebagai    media    pembelajaran     sains   interaktif  diharapkan    mampu
                        mendukung proses pembelajaran yang personal, adaptif, dan berorientasi
                        pada literasi sains abad ke-21.
                               Perancangan chatbot “CEMARA” dilakukan melalui beberapa tahap
                        yang sistematis agar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran sains dan
                        karakteristik peserta didik. Berikut tahapan perancangannya:
                        a) Analisis Kebutuhan
                            Tahap ini diawali dengan mengidentifikasi permasalahan dalam
                        pembelajaran sains, seperti rendahnya minat belajar dan keterbatasan
                        interaksi antara siswa dan guru di luar jam pelajaran. Berdasarkan hasil
                        observasi dan wawancara, diperlukan media pembelajaran interaktif yang
                        mampu memberikan umpan balik cepat serta penjelasan materi yang
                        kontekstual.
                        b) Desain Konseptual
                            Chatbot “CEMARA” dirancang menggunakan pendekatan Instructional
                        Design    ADDIE     (Analysis,   Design,    Development,      Implementation,
                        Evaluation).
                            (1) Fitur utama: Tanya jawab otomatis, kuis interaktif, pemberian
                                penjelasan konsep sains, dan rekomendasi sumber belajar
                                tambahan.
                            (2) Karakter chatbot: Bersahabat, komunikatif, dan menggunakan
                                bahasa yang mudah dipahami siswa Madrasah Tsanawiyah
                            (3) Platform: Telegram dan web-based chat agar mudah diakses
                                melalui perangkat smartphone atau komputer.
                        c) Pengembangan Sistem
                            Pengembangan dilakukan dengan menggunakan platform AI seperti
                        Dialogflow dan ChatGPT API, yang memungkinkan chatbot merespons
                        secara kontekstual. Database materi disusun berdasarkan kurikulum sains


                                                              24
   238   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248