Page 245 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 245

Berdasarkan hasil analisis, dirancang alur percakapan (dialog flow),
                            struktur   pertanyaan,    serta   konten    pembelajaran     sains    yang
                            disesuaikan dengan tingkat literasi siswa.
                        3) Pembuatan Prototype Chatbot
                            Chatbot “CEMARA” dikembangkan menggunakan platform AI (seperti
                            Dialogflow atau Chatfuel) dengan fitur interaktif, respons otomatis, dan
                            konten edukatif berbasis sains.
                        4) Uji Coba dan Evaluasi Awal
                            Prototipe diuji pada kelompok kecil untuk memastikan kejelasan
                            bahasa,    responsivitas,   dan    relevansi   konten    terhadap    tujuan
                            pembelajaran sains.
                        5) Revisi dan Implementasi
                            Berdasarkan     hasil  uji  coba,    chatbot   disempurnakan      sebelum
                            diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
                        6) Evaluasi Efektivitas
                            Tahap akhir mencakup analisis terhadap peningkatan pemahaman
                            dan literasi sains siswa setelah menggunakan chatbot “CEMARA”.
                              Secara teoretis, perancangan ini mengacu pada pendekatan
                        Instructional Design     (ADDIE    Model) dan teori Computer-Assisted
                        Instruction  (CAI),   di   mana    teknologi    interaktif  digunakan    untuk
                        memfasilitasi pembelajaran yang adaptif dan menarik. Chatbot “CEMARA”
                        tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu komunikasi, tetapi juga sebagai
                        media pembelajaran yang mampu merangsang interaksi, refleksi, dan
                        pemahaman konsep sains secara mandiri.



                        4.2.2 Menganalisis efektivitas chatbot “CEMARA” terhadap literasi
                               sains siswa
                               Analisis efektivitas chatbot “CEMARA” dilakukan untuk mengetahui
                        sejauh mana media pembelajaran berbasis AI ini mampu meningkatkan
                        literasi sains siswa. Data diperoleh melalui hasil kuesioner yang
                        mencakup empat aspek utama, yaitu: kemudahan penggunaan chatbot,
                        keterlibatan dan interaksi belajar, manfaat terhadap pemahaman literasi
                        sains, serta kualitas respons dan kepuasan belajar.
                               Hasil uji t (independent sample t-test) menunjukkan adanya
                        perbedaan signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan chatbot
                        “CEMARA”       dengan     kelas   kontrol    yang    menggunakan       metode
                        pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata (mean) tiap aspek pada kelas
                        eksperimen berada pada rentang 4,00–4,20, yang termasuk dalam
                        kategori “setuju” hingga “sangat setuju”. Hal ini menunjukkan bahwa siswa
                        merasakan manfaat nyata dalam proses pembelajaran berbasis chatbot.
                               Dari hasil analisis deskriptif, aspek manfaat pemahaman literasi
                        sains memperoleh rata-rata tertinggi (M = 4,20; SD = 0,55). Ini
                        menunjukkan bahwa penggunaan chatbot mampu membantu siswa dalam
                        memahami konsep-konsep sains dengan lebih baik melalui interaksi
                        berbasis percakapan yang fleksibel dan kontekstual. Aspek kualitas
                        respons dan kepuasan belajar juga menunjukkan nilai tinggi (M = 4,17; SD




                                                              26
   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249   250