Page 428 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 428
e. Perhitungan Manual MET (per sesi)
Untuk tiap segmen:
1) Kalori (segmen) = MET (segmen) × Berat (kg) × Durasi(jam)
2) Jumlahkan seluruh segmen:
EEPA (kcal/session).
Hitung TEE harian: TEE = BMR + EEPA + TEF (≈10% dari
total).
f. Estimasi Smartwatch
g. (real-time)
1) Smartwatch merekam HR dan akselerometer untuk mengestimasi
kcal/min dengan formula pabrikan atau konversi VO₂_pred
menjadi MET (MET = VO₂/3.5).
2) Simpan data per menit; agregasi per segmen dan sesi.
h. Validasi dan Perbandingan
1) Bandingkan per atlet: Manual MET vs Smartwatch (paired t-test /
Wilcoxon).
2) Buat Bland-Altman untuk melihat bias dan limits of agreement.
3) Target: error rata-rata < ±10–15% dianggap praktis dapat diterima.
i. Penyesuaian Nutrisi dan Program
1) Berdasarkan TEE, buat rencana energi harian (kebutuhan total)
dengan distribusi: karbohidrat protein lemak (6 - 8 g/kg karbo saat
hari pertandingan atau intens tinggi; protein 1.2 - 1.6 g/kg).
2) Terapkan strategi pra (1 - 3 jam), intra (snack/hidrasi), dan pasca
latihan (1.0 - 1.2 g/kg karbo + 0.3 g/kg protein dalam 1 jam).
j. Monitoring dan Evaluasi Berkal
1) Pantau berat badan, performa (tes lari/skill), dan subjektif (Ranting
of Perceived Exertion (RPE), mood, tidur) tiap minggu.
2) Koreksi asupan ± tiap 1–2 minggu berdasarkan tren performa dan
pemulihan.
11

