Page 424 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 424
pencapaian prestasi, karena nutrisi optimal mempercepat pemulihan dan
mengurangi risiko cedera saat latihan intensif.
7. Penelitian Utami, 2022. Jurnal yang berjudul “Smartwatch for Health
Monitoring in Adolescent Athletes”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
smartwatch valid mengukur denyut jantung dan estimasi kalori, lebih
praktis dibanding metode manual, serta mampu memberikan data
berkelanjutan. Studi ini memperlihatkan potensi wearable sebagai solusi
monitoring modern, sehingga memudahkan atlet remaja dalam menjaga
konsistensi pola latihan dan gizi.
8. Penelitian Kurniawan, 2019. Skripsi yang berjudul “Perhitungan
Kebutuhan Kalori Atlet Basket dengan METs”. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa MET memudahkan estimasi kalori aktivitas intensif
dan sesuai dengan hasil perhitungan metabolisme standar pada atlet basket.
Hal ini menunjukkan bahwa metode MET dapat diaplikasikan lintas
olahraga, sehingga fleksibel digunakan dalam berbagai konteks kebutuhan
energi atlet.
9. Penelitian Wijaya, 2021. Jurnal yang berjudul “Nutritional Needs of Youth
Athletes”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Atlet remaja membutuhkan
energi lebih tinggi karena faktor pertumbuhan dan intensitas latihan,
sehingga kecukupan energi menjadi kunci performa optimal. Kajian ini
menegaskan perlunya pendekatan gizi berbasis usia dan aktivitas, agar
pertumbuhan tidak terganggu dan performa tetap konsisten.
10. Penelitian Santoso, 2020. Skripsi yang berjudul “Hubungan Pola Makan
dengan Performa Atlet Futsal”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Surplus kalori berlebihan menurunkan kelincahan dan kecepatan,
sedangkan pola makan seimbang mendukung stamina serta konsistensi
performa. Studi ini merekomendasikan pemantauan kalori berbasis
aktivitas, agar atlet futsal tidak mengalami penurunan keterampilan teknis
maupun daya saing di lapangan.
11. Penelitian Park, 2018. Jurnal yang berjudul “Validation of Wearable Devices
for Energy Expenditure”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wearable
7

