Page 434 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 434
kkal/hari, yang konsisten dengan nilai BMR terendah (1.405 kkal/hari),
mencerminkan kebutuhan energi dasar tubuh yang lebih kecil.
Tabel 4. Perhitungan Statistik Variabel Thermic Effect of Food (TEF)
Standar
Variabel Mean Modus Minimum Maksimum
Deviasi
Usia (tahun) 14,20 14 0,40 14 15
Berat badan (kg) 55,40 50 6,9 47 67
Kalori MET 46,64 42 5,51 39 56
BMR (kkal/hari) 1521,07 1405 78,08 1.405 1.668
TEF (kkal/hari) 265,50 253 15,32 244 293
Hasil perhitungan statistik bahwa atlet futsal remaja berkisar antara 244–293
kkal/hari dengan rata-rata 265,5 kkal/haridan standar deviasi 15,3. Modus TEF
adalah 253 kkal (Gambar 1). Atlet dengan TEF tertinggi adalah Muhammad Islah
Farid (67 kg) dengan 293 kkal/hari, sedangkan TEF terendah dimiliki oleh Narendra
Dinesh Pratama (47 kg) dengan 244 kkal/hari. Perbedaan Thermic Effect of Food
TEF ini konsisten dengan teori bahwa TEF berkorelasi dengan BMR, yaitu sekitar
10% dari total energi basal (McArdle et al., 2015; WHO/FAO/UNU, 2004).
Thermic Effect of Food (TEF)
60
50
40
30
20
10
0
Mean Modus Standar Deviasi
Usia (tahun) Berat badan (kg) Kalori METs
Gambar 1. Tingkat Variabel Berdasarkan Usia, Beart Badan dan Kalori MET
17

