Page 435 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 435
3. Perhitungan Komponen Energy Expenditure of Physical Activity (EEPA)
Energy Expenditure of Physical Activity (EEPA) adalah energi yang
dikeluarkan tubuh akibat aktivitas fisik, termasuk olahraga, pekerjaan, dan aktivitas
sehari-hari. Komponen ini merupakan bagian terbesar dari Total Energy
Expenditure (TEE) setelah Basal Metabolic Rate (BMR), khususnya pada individu
yang aktif berolahraga.
Dalam futsal, EEPA menjadi sangat signifikan karena olahraga ini bersifat
intermittent high-intensity (bergerak cepat dengan jeda istirahat singkat), sehingga
memicu peningkatan denyut jantung, konsumsi oksigen, dan pembakaran energi
yang besar. Hasil perhitungan Energy Expenditure of Physical Activity (EEPA) dan
parameter statistik dari 14 responden dapat dilihat pada tabel 5 dan 6 dibawah ini.
Tabel 5. Perhitungan Energy Expenditure of Physical Activity (EEPA)
Small
Pemanasan Drill Side Scrimmage
No. Nama Atlet
(kcal) (kcal) Game (kcal)
(kcal)
1 Muhamad Harith Nasyat 265 371 424 477
2 Muhammad Islah Farid 335 469 536 603
3 Abizar Putra Listyanto 295 413 472 531
4 Ahmad Raihan 305 427 488 549
5 Narendra Dinesh Pratama 235 329 376 423
6 Faaza Fauzan A'ziiza 270 378 432 486
7 Hirzam Syabil 315 441 504 567
8 Icco Novan Ferdinand 250 350 400 450
9 Abdul Hafizh 250 350 400 450
10 Al Raffa Muhammad 275 385 440 495
11 Galuh Permata Priyadi 240 336 384 432
12 Muhammad Syekhan Mubarok 300 420 480 540
13 Muhammad Luthfi Haekal 325 455 520 585
14 Muhammad Jidar Jayadi 250 350 400 450
Berdasarkan hasil perhitungan pada Energy Expenditure of Physical Activity
(EEPA) bahwa pengeluaran energi atlet futsal remaja menunjukkan pola
peningkatan seiring kompleksitas aktivitas, mulai dari pemanasan (235–335 kkal;
rata-rata ±280 kkal), drill (329–469 kkal; rata-rata ±396 kkal), small side game
(376–536 kkal; rata-rata ±448 kkal), hingga scrimmage (423–603 kkal; rata-rata
18

