Page 216 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 216
C BE BENTUK-BENTUK KONFLIK
Konflik dalam pengertian yang sangat luas dapat dikatakan sebagai
segala macam bentuk hubungan antar manusia yang bersifat berlawanan
(antagonistic). Konflik ini dapat terlihat secara jenis dan dapat juga
tersembunyi.
Secara umum dapat dikatakan bahwa ada tiga bentuk konflik, yaitu konflik
dalam kelompok sendiri (conflict within group organiza- tion), konflik antar
kelompok (conflict between groups in a particular organization), dan konflik antar
organisasi (conflict between organizations). Secara lebih terperinci, bentuk-
3
bentuk konflik adalah sebagai berikut : 1) konflik dalam diri pribadi, 2)
konflik antar pribadi, 3) konflik antar pribadi dalam kelompok, 4) konflik
antar kelompok dengan kelompok, 5) konflik antar kelompok dengan organisasi,
dan 6) konflik antar organisasi dengan organisasi .
1) Konflik dalam diri pribadi
Seseorang dapat mengalami konflik internal dalam dirinya karena ia
harus memilih tujuan yang saling bertentangan. Ia bimbang mana yang
harus dipilih atau dilakukan. Konflik dalam diri seseorang juga dapat terjadi
karena tututan tugas yang melebihi kemampuannya.
2) Konflik antar pribadi
Konflik antar pribadi merupakan masalah yang serius bagi banyak
orang karena sngat mempengaruhi emosi seseorang. Ada kebutuhan untuk
melindungi citra diri dan harga diri dari tindakan orang lain yang
merusaknya. Apabila konsep diri ini terancam, timbul kekecewaan yang
serius dari hubungan terganggu. Adakalanya temperamen orang-orang tidak
sama dan ini menimbukan pertikaian kepribadian. Dalam contoh lain, konflik
berkembang dari kegagalan komunikasi atau perbedaan persepsi.
3) Konflik antar pribadi dalam kelompok
Konflik antar anggota kelompok dapat berupa konflik substantif (konflik
yang terjadi karena perbedaan latar belakang keahlian) atau konflik efektif
(konflik yang terjadi berdasarkan atas tanggapan emosional terhadap suatu
situasi tertentu).
Sebagian besar pengawasan merupakan suatu usaha untuk
mengandalikan orang lain melalui penggunaan konflik. Misalnya ancaman
210

